Hok Tek Bio Ciamis Siapkan Perayaan Imlek 2576

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 yang jatuh pada tahun Ular, Kelenteng Hok Tek Bio di Jalan Ampera, Ciamis, mulai mempersiapkan segala kebutuhan untuk menyambut momen spesial ini. Penjaga kelenteng, Durani Suprianto, menyampaikan bahwa persiapan kali ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.

“Biasanya kami memulai persiapan sebulan sebelum Imlek, tapi tahun ini hanya diberi waktu dua minggu,” ujar Durani, Senin (20/01/2025).

Meskipun waktu persiapan lebih singkat, semangat menyambut Imlek tetap terasa. Mas Duren menjelaskan bahwa sejak 16 Januari, ia bersama tim telah memasang berbagai dekorasi khas, seperti lampion, umbul-umbul, dan hiasan bunga segar. Selain itu, altar juga dibersihkan untuk memastikan kelenteng dalam kondisi siap menyambut para umat.

“Jumlah lampion yang kami pasang tahun ini mencapai 330 buah. Setiap tahun, lampion selalu diganti agar keberkahannya tetap terjaga. Lampion melambangkan penerangan hidup dan keberkahan sepanjang tahun,” jelasnya.

Selain dekorasi, Hok Tek Bio juga mempersiapkan berbagai ritual keagamaan. Salah satu agenda penting adalah ritual cuci dewa, yang akan dilakukan pada 26 Januari. Ritual ini melibatkan pembersihan patung-patung dewa sebagai simbol penyucian diri menjelang Tahun Baru Imlek.

“Kegiatan ini bertujuan membersihkan diri dari segala hal buruk yang terjadi selama setahun terakhir, sehingga kita siap menyambut berkah dan rezeki di tahun baru,” kata Durani.

Ritual lainnya adalah sembahyang Imlek yang akan digelar pada malam 28 Januari. Meja sembahyang telah dipersiapkan untuk menampung persembahan yang dibawa umat, seperti buah, makanan, dan lilin. Persembahan ini ditujukan kepada leluhur dan para dewa sebagai bentuk penghormatan dan permohonan berkah.

Menurut Durani, prosesi ini menjadi momen penting bagi umat Tionghoa untuk merenungkan perjalanan hidup selama setahun terakhir sekaligus memulai tahun baru dengan semangat baru.

“Semoga Tahun Ular ini membawa keberuntungan bagi semua, bukan hanya umat Tionghoa, tetapi juga masyarakat luas,” harapnya.

Hok Tek Bio bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol keberagaman budaya dan keharmonisan di Ciamis. Setiap tahun, kelenteng ini selalu menarik perhatian, baik dari umat yang beribadah maupun masyarakat umum yang ingin menikmati suasana Imlek.

Dekorasi penuh warna dan keindahan lampion sering menjadi latar belakang favorit untuk swa foto. Warga sekitar, termasuk mereka yang bukan bagian dari komunitas Tionghoa, turut merasakan semangat kebersamaan yang tercipta di kelenteng ini.

“Kelenteng ini tidak hanya milik umat Tionghoa, tetapi juga bagian dari warisan budaya Ciamis yang memperkuat harmoni antarsuku dan agama,” kata seorang warga setempat.

Durani menambahkan bahwa kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang menjadi bukti bahwa tradisi Imlek mampu menyatukan semua pihak dalam semangat kebersamaan.

“Imlek adalah momen yang membawa pesan keberkahan dan persatuan. Kami senang melihat banyak warga yang datang, baik untuk berdoa maupun sekadar menikmati keindahan dekorasi,” ungkapnya.

Bagi umat Tionghoa, Tahun Ular dipercaya membawa energi keberuntungan dan peluang baru. Mas Duren berharap perayaan Imlek tahun ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

BACA JUGA: Komisi B dan Dinas Pertanian Tinjau Banjir

“Kami ingin semua pihak merasakan semangat Imlek. Ini bukan hanya tentang dekorasi dan ritual, tetapi juga tentang bagaimana kita menghargai keberagaman budaya,” tuturnya.

Dengan persiapan yang semakin matang, Hok Tek Bio siap menjadi pusat perayaan Imlek di Ciamis. Tradisi, doa, dan semangat kebersamaan menjadi inti dari perayaan ini, membawa harapan baru bagi semua yang merayakan.

Masyarakat Ciamis pun diundang untuk ikut memeriahkan suasana di kelenteng. Imlek 2576 tidak hanya menjadi momen refleksi bagi umat Tionghoa, tetapi juga simbol keberagaman dan keharmonisan yang terus dijaga di kota ini. (Sunarti/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan