Hujan Deras Mengakibatkan Longsor di Sidamulih

infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN.  Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Pangandaran. mengakibatkan bencana alam tanah longsor di Kecamatan Sidamulih.

Bencana alam tanah longsor itu, terjadi tepatnya di Dusun Cibodas, RT 05, RW. 03, Desa Kersaratu, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (1 Februari 2021), sekitar pukul 15.15 WIB.

Akibatnya akses jalan penghubung dua desa, Desa Kersaratu dan Desa Sidamulih terputus akibat tertibun material longsor. Longsoran tanah ini, berasal dari kawasan Hutan Produksi milik Perum Perhutani. Selasa, (02/02/21).

Tindakan cepat dilakukan BPBD Kabupaten Pangandaran dan para relawan. Mulai dari, membersihkan material longsor hingga melakukan pendataan kerugian maupun korban jiwa.

Reaksi cepat juga ditunjukan oleh jajaran personel Polsek Sidamulih Polres Ciamis, dipimpin langsung Kapolsek Sidamulih, Iptu Asep Setiawan Prayatna. Serta, beberapa personel Polsek Sidamulih cek langsung lokasi bencana dan ikut serta terlibat membersihkan material longsor.

“Ketika mendapat kabar bencana, saya berserta anggota datangi lokasi untuk melihat langsung kondisi. Dilokasi, kami juga bekerja sama dengan para relawan kebencanaan membersihkan material longsor yang menutupi jalan,” ujar Kapolsek Sidamulih.

Kapolsek juga menjelaskan, evakuasi membersihkan material longsor hari ini berjalan lancar dan aman. Setelah, sebagian material longsoran disingkirkan, untuk sementara sudah bisa di lalui oleh Kendaraan roda dua, namun untuk roda empat masih belum bisa melewati.

“Material longsoran tanah tersebut harus di bersihkan oleh alat berat. Sementara akibat bencana tanah longsor itu tidak menimbulkan korban jiwa,” pungkasnya.

Upaya kedepan, rencana akan dilakukan koordinasi antara pihak Perum Perhutani dan Pihak BPBD supaya dapat menghadirkan alat berat untuk menyingkirkan material longsoran di jalan raya tersebut.

“Sementara, upaya yang dilakukan untuk menyingkirkan material longsoran tanah tersebut dengan menggunakan mesin penyedot air,” pungkasnya. (Kusmana/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan