Ibu Asal Ciamis Bangga Putranya Lolos Finalis MTQ
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Rasa haru dan bangga terpancar dari wajah Ai Sofianti, seorang ibu asal Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Putra sulungnya, Akmal Aulia Riziq, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk sebagai finalis tiga besar dalam lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025.
Akmal menjadi finalis di cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an dan Hadis (KTIH), sebuah cabang yang membutuhkan kemampuan akademik tinggi, wawasan keislaman luas, serta kedalaman berpikir. Saat ini, Akmal sedang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, dan mewakili Kota Tasikmalaya dalam ajang tersebut.
Meski tidak mewakili Kabupaten Ciamis secara langsung, Ai menyatakan tetap merasa sangat bangga sebagai orang tua. Ia menilai bahwa keberhasilan anaknya adalah kebanggaan bagi keluarga dan masyarakat, tidak peduli dari wilayah mana ia berkompetisi.
“Memang dia mewakili Kota Tasik, tapi saya tetap bangga sebagai ibunya. Saya terharu melihat dia tampil di level provinsi, menunjukkan kemampuannya,” kata Ai kepada wartawan. Jumat, (20/06/2025).
Ai mengaku tak menyangka bahwa putranya mampu melangkah sejauh ini. Baginya, melihat anaknya bisa menyelesaikan seluruh materi perlombaan dengan baik sudah merupakan pencapaian luar biasa.
“Untuk pengumuman juara memang belum dilaksanakan. Tapi yang paling penting, dia sudah menuntaskan semua babak lomba dengan lancar,” ungkapnya.
Di tengah keterbatasan, Ai mengaku hanya bisa memberikan dukungan lewat doa. Ia tak bisa ikut mendampingi langsung ke Bandung, tempat pelaksanaan babak final, karena alasan keluarga. Namun, ia memastikan bahwa suaminya dan beberapa kerabat hadir langsung memberikan semangat kepada Akmal.
“Barusan anak saya juga video call, minta doa restu agar babak akhir ini bisa berjalan lancar tanpa kendala,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
BACA JUGA: Dua Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Diuji Polres Ciamis
Ai juga menceritakan bahwa bakat Akmal sudah terlihat sejak dini. Sejak duduk di bangku Taman Kanak-Kanak, Akmal sudah menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap Al-Qur’an dan berbagai kegiatan keagamaan.
“Dari kecil dia memang sudah menonjol. Karena itu setelah lulus, dia memilih masuk pesantren. Sekarang dia juga sedang menyelesaikan pendidikan S2,” tambahnya.
Ai berharap pencapaian Akmal bisa menjadi motivasi bagi anak-anak muda di Ciamis, agar terus mengejar prestasi dengan cara yang positif dan bermanfaat bagi umat.
“Di tengah tantangan zaman sekarang, anak muda yang menekuni ilmu agama dan bisa bersaing di tingkat provinsi adalah hal langka. Saya hanya ingin dia tetap rendah hati, terus belajar, dan tidak cepat puas,” pungkas Ai. (Revan/infopriangan.com)

