Inspektorat Banjar Telusuri Aduan Infrastruktur
infopriangan.com. BERITA BANJAR. Inspektorat Daerah Kota Banjar menurunkan satu tim khusus untuk menindaklanjuti laporan dugaan masalah pada pekerjaan infrastruktur yang tengah menjadi sorotan publik. Tim ini digerakkan setelah Inspektorat menelaah dokumen pengaduan beserta bukti-bukti awal yang diserahkan pelapor. Hasil telaah tersebut dinilai cukup kuat untuk membawa kasus ke tahap pemeriksaan lapangan.
Inspektur Daerah, Agus Muslih, saat ditemui di kantor tempatnya bertugas, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat karena laporan ini berkaitan langsung dengan kualitas pembangunan dan penggunaan anggaran pemerintah.
Agus juga mengatakan bahwa Inspektorat telah menerbitkan surat tugas dan resmi menurunkan tim pemeriksa.
“Kami sudah menerima laporan pengaduan dan menelaah seluruh materinya. Setelah itu, kami langsung menerbitkan surat tugas untuk tim bergerak,” ujarnya kepada awak media. Kamis, (11/12/2025).
Agus menambahkan bahwa tim pemeriksa diberikan waktu sepuluh hari kerja untuk memverifikasi kebenaran laporan serta memeriksa kondisi lapangan. Menurutnya, tenggat waktu tersebut dimulai sehari sebelum ia memberikan keterangan kepada media.
“Perhitungan waktunya dimulai sejak kemarin. Nanti kita tinggal memproses hasil pemeriksaannya,” katanya.
Agus memastikan proses pemeriksaan dilakukan dengan standar yang ketat, mengedepankan objektivitas dan ketelitian.
Selama periode pemeriksaan, tim akan menelaah apakah dugaan pelanggaran teknis atau administrasi benar terjadi. Penyesuaian antara kondisi lapangan, dokumen perencanaan, serta spesifikasi teknis akan menjadi fokus utama.
Agus juga menegaskan bahwa Inspektorat berkewajiban menjaga agar setiap proyek infrastruktur yang dibiayai anggaran daerah berlangsung sesuai aturan. Ia menuturkan bahwa laporan masyarakat merupakan bagian penting dari kontrol publik.
“Ini bentuk kepedulian warga. Selama ada bukti yang bisa diuji, tentu kami tindaklanjuti,” jelasnya.
Ketika disinggung mengenai potensi sanksi bila dugaan tersebut terbukti, Agus menegaskan bahwa Inspektorat akan bertindak sesuai ketentuan. Ia tidak ingin berspekulasi sebelum seluruh hasil pemeriksaan selesai, namun memastikan bahwa penanganan akan dilakukan secara profesional.
“Kalau terbukti, tentu kita tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa setiap pihak harus memahami konsekuensi hukum apabila terjadi pelanggaran dalam pekerjaan pembangunan.
Agus juga menyoroti pentingnya kualitas pembangunan, terutama yang langsung bersentuhan dengan pelayanan publik. Ia menyatakan bahwa masyarakat kini semakin kritis dan mampu menilai hasil pekerjaan di lapangan. Karena itu, ia mengingatkan agar setiap pelaksana kegiatan memperhatikan kualitas, spesifikasi pekerjaan, hingga kesesuaian anggaran.
“Masyarakat sekarang sangat mudah menilai. Karena itu kualitas, dimensi pekerjaan, dan kesesuaiannya dengan dokumen perencanaan maupun penganggaran harus menjadi perhatian,” ujarnya.
Terkait kemungkinan pemanggilan pihak terlapor, Agus menegaskan bahwa hal tersebut akan diputuskan berdasarkan temuan lapangan. Ia meminta semua pihak menunggu hasil kerja tim Inspektorat.
BACA JUGA: Pengadaan Desa Rejasari Diduga Tidak Transparan
“Nanti kita lihat perkembangan pemeriksaannya,” tutupnya.
Langkah cepat Inspektorat ini dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga transparansi, integritas, dan akuntabilitas pembangunan.
Publik berharap proses pemeriksaan berjalan objektif dan mampu memberikan kejelasan terhadap dugaan masalah yang dilaporkan. (Johan)

