INU Ciamis Lepas 118 Mahasiswa KKN Berdayakan Desa

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis secara resmi melepas 118 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Intergratif Kompetensi (KKN-IK) Tahun Ajaran 2024/2025 dalam sebuah acara yang digelar di depan pendopo Kabupaten Ciamis, Senin (22/7/2025).

Acara pelepasan dihadiri langsung oleh Bupati Ciamis beserta jajaran SKPD, jajaran PCNU Ciamis, para camat, kepala desa, pimpinan pesantren, serta tokoh masyarakat dari 12 kecamatan lokasi penempatan. Hadir pula para dosen pembimbing lapangan (DPL), panitia pelaksana, dan civitas akademika INU Ciamis.

Rektor INU Ciamis, DR KH. Kusoy Fadlillah, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan KKN-IK ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam pembangunan berbasis potensi lokal. “Alhamdulillah, kita bisa hadir bersama untuk melepas mahasiswa KKN-IK yang akan terjun langsung ke tengah masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami dalam penguatan peran perguruan tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Dalam laporannya, Rektor Kusoy menjelaskan bahwa INU Ciamis merupakan perguruan tinggi baru yang terus berbenah dan berkembang. Saat ini, kampus tersebut memiliki tiga fakultas: Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah, dan Fakultas Dakwah, dengan berbagai program studi unggulan seperti Manajemen Pendidikan Islam, Hukum Ekonomi Syariah, dan Bimbingan Konseling Islam.

Visi kampus, menurutnya, adalah menjadi kampus unggul dan kompetitif di tahun 2045, dengan menghasilkan sumber daya manusia yang berkarakter nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah, berjiwa entrepreneur, serta menguasai teknologi.

Tahun ini, pelaksanaan KKN-IK mengusung tema “Pemberdayaan Potensi Desa, Pesantren, dan Penguatan Moderasi Beragama.”

Sebanyak 118 mahasiswa INU Ciamis akan diterjunkan ke 12 titik di 12 kecamatan di Kabupaten Ciamis, antara lain Kecamatan Cijeungjing, Kawali, Rancah, Ciamis, Panumbangan, dan Lumbung. Mereka akan berada di lokasi selama 40 hari, mulai dari 22 Juli hingga 30 Agustus 2025, didampingi oleh 12 dosen pembimbing.

Program kerja mahasiswa KKN-IK dibagi menjadi tiga kategori utama: program prioritas, program tambahan, dan program penguatan kompetensi individu. “Kami berharap para mahasiswa mampu mengembangkan potensi desa dan pesantren sesuai bidang ilmu mereka, menjalin kerja sama aktif dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pengurus MWC NU setempat,” tutur Rektor Kusoy.

Kusoy juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, terutama kepada pemerintah daerah dan masyarakat, atas dukungan dan penerimaan mahasiswa KKN.

BACA JUGA: Bupati Ciamis Apresiasi KKN Mahasiswa Institut NU

“Besarnya dukungan ini adalah bukti bahwa kehadiran mahasiswa INU Ciamis memberikan manfaat nyata dan menjadi sarana pembelajaran bermakna,” ujarnya.

Dalam suasana santai namun penuh makna, Rektor Kusoy menutup laporannya dengan pantun yang mengundang senyum para hadirin:

Rektor INU juga berharap kegiatan ini akan mempererat sinergi antara dunia kampus, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang moderat, cakap teknologi, dan peduli terhadap pembangunan lokal berbasis keislaman ahlussunnah wal jamaah. (Eddy/infopringan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan