Irfan Tunjukkan Pendidikan Bisa Sejalan dengan Amanah

infopriangan.com, BERITA CIREBON. Ketika sebagian orang merasa harus memilih antara kesibukan organisasi, karier, dan pendidikan, Irfan Sholahuddin Gozali justru menunjukkan bahwa ketiganya bisa berjalan seiring. Pada Rabu, 26 November 2025, Irfan resmi meraih gelar Magister Ekonomi (M.E.) dari UIN Siber Syeikh Nurjati Cirebon dalam upacara wisuda di Hotel Apita Cirebon. Pencapaian itu disebut sejumlah tokoh sebagai bukti keteguhan dan konsistensi seorang pemuda yang menempatkan ilmu sebagai fondasi pengabdian.

Sejumlah rekan organisasi menilai Irfan selama ini tidak pernah menjadikan kesibukan sebagai alasan untuk berhenti belajar.

“Ia selalu bilang bahwa pendidikan adalah jalan untuk memperbesar manfaat,” ujar salah satu kolega muda di KNPI.

Kalimat itu selaras dengan prinsip yang kerap ia sampaikan dalam berbagai forum, bahwa belajar bukan sekadar meraih gelar, melainkan memperdalam kapasitas diri agar mampu melayani masyarakat lebih luas.

Sebagai Wakil Ketua DPD KNPI Kabupaten Cirebon, Irfan dikenal aktif mendorong lahirnya program nyata bagi pemuda. Ia tidak hanya hadir sebagai pengambil keputusan, tetapi sebagai motor gerakan yang menghadirkan ruang kolaborasi, kreativitas, dan kerja-kerja sosial.

Para pengurus menyebut Irfan sebagai figur yang mampu menyuntikkan energi baru, terutama ketika organisasi membutuhkan arah dan terobosan. Ia kerap mengingatkan bahwa peran pemuda tidak boleh berhenti pada diskusi, tetapi harus turun ke lapangan.

Di luar organisasi kepemudaan, Irfan membuktikan kedewasaan kepemimpinan melalui perusahaan yang ia kelola. Ia disebut memiliki kemampuan manajerial yang tertata dan disiplin, sehingga bisnis yang ia bangun bukan hanya berkembang, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

“Pemuda harus berani mandiri dan berdaya,” ungkapnya dalam satu kesempatan.

Irfan menegaskan bahwa peran wirausaha bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga kontribusi sosial.

Pada ranah keumatan, kiprah Irfan tidak kalah menonjol. Sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sumber, ia dikenal mampu menggerakkan dakwah yang membumi.

Beberapa tokoh Muhammadiyah mengapresiasi kepemimpinannya yang dinilai merangkul, kolaboratif, dan mampu membangun suasana organisasi yang hidup. Mereka menyebut Irfan sebagai figur muda dengan ketegasan sekaligus keluwesan dalam menjaga ukhuwah.

“Kami melihat semangat dakwah yang tidak hanya bicara, tapi juga bekerja,” kata salah satu tokoh setempat.

Dengan gelar magister yang baru diraihnya, Irfan menyampaikan bahwa langkah pengabdian ke depan justru semakin besar.

Lanjut Irfan komitmennya untuk melanjutkan pendidikan ke program doktoral (S3) Ekonomi Syariah di UIN Siber Syeikh Nurjati Cirebon.

BACA JUGA: Bupati Tegaskan Lanjutan Pembangunan Jalan Kuta 2026

“Pendidikan adalah perjalanan abadi, bukan garis akhir. Setiap ilmu adalah bekal untuk pengabdian yang lebih besar bagi Cirebon,” ujarnya.

Kisah Irfan menggambarkan bahwa ketekunan, amanah, dan keberanian mengambil peran dapat melahirkan dampak nyata. Irfan menepis anggapan bahwa anak muda hanya bisa memilih satu jalur. Justru, Irfan membuktikan bahwa dengan niat tulus dan kerja yang disiplin, seorang pemuda dapat tumbuh sebagai figur yang membawa manfaat di banyak ranah sekaligus. Cirebon menyaksikan bagaimana seorang tokoh muda melangkah dengan visi jelas: menjadikan ilmu sebagai kompas dan pengabdian sebagai tujuan. (Pi Anggara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan