Isra Mi’raj Jadi Momentum Sinergi Masyarakat

infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN.  DPP Paguyuban Balad Sejapu Indonesia Kabupaten Pangandaran menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj 1446 H di Sekretariat DPP Balad Sejapu Indonesia, Pangandaran. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, dan anggota paguyuban.

Momentum peringatan ini tidak hanya menjadi momen refleksi spiritual, tetapi juga ajang memperkuat sinergitas antar elemen masyarakat.

IMG-20260217-WA0014

Ketua DPP Balad Sejapu Indonesia, Hayat Sutrisno, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga ukhuwah islamiah di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Kita semua harus menyadari bahwa persatuan umat adalah kunci untuk menghadapi berbagai persoalan. Oleh karena itu, sinergi dengan semua elemen masyarakat menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya di hadapan para peserta.

Peringatan Isra Mi’raj kali ini mengangkat tema “Jalin Sinergitas dengan Semua Elemen untuk Menjaga Ukhuwah Islamiah”. Hayat menjelaskan bahwa tema ini dipilih karena mencerminkan semangat kolektif yang harus dibangun, terutama di tengah tantangan sosial seperti polarisasi dan perbedaan pendapat yang sering memicu konflik.

“Kita harus menyatukan hati dan pikiran untuk membangun kebersamaan. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling menjatuhkan,” tegasnya.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj dapat menjadi pedoman untuk memperbaiki hubungan antar manusia.

“Isra Mi’raj bukan hanya sekadar perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebuah pelajaran spiritual tentang pentingnya menjaga hubungan baik dengan Allah dan sesama manusia,” kata Hayat.

Dalam kesempatan tersebut, Hayat juga mengajak semua elemen masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga kerukunan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Hayat menekankan bahwa keberadaan paguyuban seperti Balad Sejapu dapat menjadi wadah untuk menggalang solidaritas.

“Kami di Balad Sejapu berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak demi mewujudkan masyarakat yang damai dan sejahtera,” tambahnya.

Beberapa tokoh agama yang hadir juga memberikan ceramah singkat mengenai hikmah Isra Mi’raj. Salah satu penceramah, KH Ahmad Fauzi, mengingatkan pentingnya shalat sebagai tiang agama.

“Dalam peristiwa Isra Mi’raj, Rasulullah SAW menerima perintah shalat langsung dari Allah. Ini menunjukkan betapa pentingnya shalat dalam kehidupan seorang muslim,” jelasnya.

Selain menjadi ajang untuk memperkuat ukhuwah, peringatan ini juga dijadikan momen refleksi dan evaluasi diri. Para peserta diajak untuk merenungkan sejauh mana mereka telah menjalankan ajaran Islam, khususnya dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.

“Kita harus mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Jangan menunggu orang lain untuk berubah, tetapi jadilah contoh kebaikan,” ujar Hayat.

Salah seorang peserta, Diding Hambara mengaku terinspirasi dengan tema yang diangkat dalam acara ini. “Tema ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Kita memang perlu lebih banyak berdialog dan bekerja sama untuk menjaga keharmonisan,” katanya.

BACA JUGA: Longsor Tutup Akses Desa Ciberem-Jajawar

Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, DPP Paguyuban Balad Sejapu berharap dapat terus menjadi motor penggerak dalam membangun kebersamaan di Kabupaten Pangandaran.

“Kami optimis bahwa dengan sinergi yang baik, segala tantangan dapat diatasi. Paguyuban ini tidak hanya untuk anggota, tetapi untuk semua elemen masyarakat,” tutup Hayat.

Peringatan Isra Mi’raj ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. (KMP/infopriangan.com)



IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan