Kabar Kenaikan Gaji ASN Januari 2025 Tidak Benar
infopriangan.com, BERITA GARUT. Kabar mengenai kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Januari 2025 ternyata tidak benar. Sejumlah ASN, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), ASN-PPPK, dan pensiunan PNS di Kabupaten Garut, memastikan bahwa gaji yang mereka terima pada awal Januari ini masih sama seperti bulan sebelumnya. Tidak ada kenaikan, baik pada gaji pokok maupun tunjangan lainnya.
Supriatna, seorang guru PNS di Garut, menyampaikan bahwa gaji yang ia terima pada Januari 2025 tidak mengalami perubahan.
“Gaji yang saya terima sama persis dengan gaji bulan kemarin. Tidak ada kenaikan sama sekali,” ujar Supriatna ketika ditemui di salah satu bank pada Kamis, (02/01/2025).
Ia juga menjelaskan bahwa tunjangan sertifikasi guru yang biasa ia terima setiap tiga bulan sekali juga tidak mengalami peningkatan.
“Tunjangan sertifikasi guru masih sama dengan sebelumnya. Tapi alhamdulillah, kali ini cair lebih awal, jadi cukup membantu,” tambahnya.
Kondisi serupa juga dialami oleh Andriani, seorang guru ASN-PPPK. Ia mengaku sudah mendengar berbagai kabar di media sosial yang menyebutkan akan ada kenaikan gaji pada awal tahun ini. Namun, ia memastikan informasi tersebut tidak benar.
“Udah lah, jangan percaya sama kabar di media sosial. Itu cuma berita bohong. Pemberi Harapan Palsu alias PHP,” tegas Andriani dengan nada kesal.
Menurutnya, ASN seperti dirinya selalu berharap ada peningkatan kesejahteraan melalui kenaikan gaji dan tunjangan. Namun, hingga awal Januari ini, harapan tersebut belum terealisasi.
“Kalau ada kenaikan, pasti sudah ada pemberitahuan resmi dari pemerintah. Jangan mudah percaya sama isu yang nggak jelas asal-usulnya,” tambahnya.
Sementara itu, Abdul Haris, seorang pegawai di salah satu kantor kecamatan di Garut, juga memastikan bahwa gaji dan tunjangan kinerjanya tidak mengalami kenaikan. Ia menegaskan bahwa jumlah yang diterimanya di awal Januari ini sama persis dengan bulan sebelumnya.
“Sampai hari ini, belum ada perubahan apa pun. Baik gaji pokok maupun tunjangan masih sama,” ujarnya singkat.
Senada dengan Abdul Haris, Neno Sumarni, seorang pensiunan PNS, juga membenarkan hal tersebut. Ia menyampaikan bahwa gaji pensiunan yang ia terima di awal tahun ini tidak mengalami peningkatan.
“Gaji pensiun saya masih sama seperti bulan kemarin. Tidak ada tambahan apa pun,” kata Neno.
Meski demikian, Neno mengaku sudah terbiasa dengan situasi seperti ini. Menurutnya, kabar kenaikan gaji ASN sering kali beredar di awal tahun, tetapi tidak semuanya benar.
“Saya sudah sering dengar kabar seperti ini. Makanya, saya lebih percaya pada informasi resmi daripada gosip yang beredar di media sosial,” jelasnya.
Banyak ASN di Garut yang merasa resah dengan beredarnya kabar tidak benar mengenai kenaikan gaji tersebut. Mereka berharap pemerintah segera memberikan klarifikasi resmi agar tidak terjadi kebingungan di kalangan ASN dan pensiunan.
Di sisi lain, pihak pemerintah daerah dan instansi terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai kabar ini. Namun, para ASN di Garut sepakat bahwa mereka akan tetap menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat sebelum mempercayai kabar apa pun yang beredar di media sosial.
BACA JUGA: Remaja Diamankan Polisi di Malam Tahun Baru 2025
Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan dan keuangan. Bagi ASN dan pensiunan, informasi resmi dari pemerintah tetap menjadi sumber yang paling dapat diandalkan.
Dengan adanya klarifikasi dari para ASN di Garut ini, diharapkan isu terkait kenaikan gaji yang tidak benar bisa segera mereda. Semua pihak diharapkan lebih bijak dalam menyaring informasi sebelum menyebarkannya kepada orang lain. (Liklik Sumpena/infopriangan.com)

