Kades Karangpaninggal Apresiasi Tiga Program TJSL PLN

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Kepala Desa Karangpaninggal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Ngudiarto, menyampaikan apresiasi kepada PLN dan Pemerintah Kabupaten Ciamis atas pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tahun 2025.

Ngudiarto mengatakan tiga program yang dijalankan PLN tidak hanya relevan dengan kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjawab persoalan lingkungan yang selama ini menjadi perhatian serius warga desa dan masyarakat adat.

Menurut Ngudiarto, program tersebut menunjukkan bahwa kerja sama antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat menghasilkan dampak nyata jika dirancang sesuai kebutuhan lapangan.

Program pertama merupakan sinergi PLN Unit JBT dengan masyarakat Adat Kuta melalui inisiatif “Menjaga Air untuk Bumi yang Tangguh”. Program ini fokus pada pelestarian sumber air sebuah isu strategis di wilayah adat yang memandang keseimbangan alam sebagai warisan budaya.

Pemerintah desa menyebut langkah ini tepat, mengingat sumber air di wilayah tersebut menjadi penopang utama kehidupan warga, baik untuk kebutuhan harian maupun pertanian.

“Ini sangat penting bagi kami. Sumber air adalah jantung kehidupan masyarakat,” ujar Ngudiarto.

Program kedua menyasar pengelolaan sampah dedaunan dan kotoran hewan menjadi kompos. Pemerintah Kabupaten Ciamis memandang program ini penting karena mayoritas petani masih bergantung pada pupuk kimia.

Ketergantungan tersebut menurut Ngudiarto kerap memicu biaya produksi tinggi dan berdampak pada kualitas tanah dalam jangka panjang. Dengan hadirnya program kompos, pemerintah berharap masyarakat beralih ke pupuk organik yang lebih ramah lingkungan.

Sementara itu, program ketiga berfokus pada pemenuhan energi dasar melalui pemberian listrik gratis kepada 78 anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Karangpaninggal.

Program ini dinilai Ngudiarto sebagai bentuk nyata kepedulian PLN terhadap kualitas hidup masyarakat desa. Akses energi, menurutnya, merupakan kebutuhan dasar yang menentukan banyak aspek kesejahteraan warga.

“PLN sudah menunjukkan kepedulian nyata, termasuk terhadap persoalan sampah di Ciamis,” kata Ngudiarto.

Meski memberikan apresiasi penuh, Ngudiarto juga menyampaikan harapan agar distribusi manfaat program lebih merata. Ia menilai sebagian besar program sejauh ini lebih banyak dirasakan masyarakat di Dusun Kuta sebagai pusat wilayah adat.

Kepala desa meminta agar dusun-dusun lain di Karangpaninggal turut mendapatkan porsi yang sama.

“Masyarakat kami di dusun lain juga berharap bisa merasakan program yang sama. Jangan hanya satu wilayah, tetapi seluruh desa,” ujarnya.

Ngudiarto menekankan bahwa pemerataan penting dilakukan agar pembangunan berbasis partisipasi masyarakat dapat berjalan lebih seimbang.

BACA JUGA: Irfan Tunjukkan Pendidikan Bisa Sejalan dengan Amanah

Pemerintah desa berharap pola kolaborasi seperti ini dapat terus diperluas dan tidak berhenti pada tiga program tersebut. Menurutnya, keberlanjutan dan pemerataan adalah kunci agar manfaat program TJSL benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Dengan tiga program tersebut, Desa Karangpaninggal menilai bahwa PLN telah menunjukkan komitmen kuat untuk memberdayakan masyarakat sekaligus melindungi lingkungan. Namun pemerintah desa tetap mendorong agar edukasi, pengelolaan sampah, dan perubahan pola pertanian terus dilakukan secara berkelanjutan. (Dena A Kurnia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan