Kadispar Ciamis Ingatkan Pengelola Wisata Desa
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dugaan adanya perbuatan tidak bermoral yang dilakukan pengunjung di salah satu objek wisata di Kabupaten Ciamis membuat Dinas Pariwisata setempat angkat bicara. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Heryan, menegaskan bahwa seluruh pengelola wisata desa harus meningkatkan pengawasan agar tempat wisata tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang melanggar norma hukum maupun moral.
Dalam keterangannya, Heryan mengatakan bahwa pengawasan tidak bisa hanya dibebankan pada aparat atau pihak tertentu saja, melainkan menjadi tanggung jawab bersama, terutama pengelola wisata.
“Saya mengingatkan kepada semua pengelola wisata agar melaksanakan pengawasan secara ketat. Jangan sampai objek wisata dijadikan tempat untuk aktivitas yang bertentangan dengan norma,” ujarnya.
Heryan juga menekankan pentingnya penerapan Sapta Pesona di setiap destinasi wisata. Menurutnya, Sapta Pesona bukan sekadar jargon, melainkan prinsip dasar yang harus dijalankan dalam pengelolaan pariwisata.
“Sapta Pesona itu mencakup unsur aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan. Kalau itu dilaksanakan dengan baik, wisata kita akan tetap kondusif, sehat, dan bermanfaat,” jelasnya.
BACA JUGA: Perumdam Tirta Galuh Perkuat Layanan Informasi Pelanggan
Heryan menambahkan, wisata desa yang saat ini berkembang pesat di Ciamis perlu menjaga citra positif agar tetap menarik minat wisatawan. Ia mengingatkan bahwa citra pariwisata bisa rusak jika masyarakat mendengar kabar adanya perilaku tidak senonoh yang terjadi di lokasi wisata.
“Kita ingin wisata di Ciamis menjadi destinasi yang ramah keluarga. Jangan sampai tercoreng hanya karena ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
BACA JUGA: APMMC Serukan Pengawasan Ketat di Destinasi Wisata Ciamis
Selain itu, ia juga mendorong kolaborasi antara pengelola, masyarakat sekitar, dan pemerintah desa. Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan wisata bukan hanya soal fasilitas, melainkan juga kesadaran bersama untuk menjaga norma dan budaya.
“Kalau ada hal-hal yang mencurigakan, segera koordinasi dengan aparat setempat. Jangan dibiarkan,” tegasnya.
Dengan langkah pengawasan dan penerapan Sapta Pesona, Heryan optimistis objek wisata di Ciamis bisa tetap menjadi daya tarik yang aman, nyaman, dan berkesan bagi wisatawan. Heryan berharap, kesadaran ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat luas yang peduli dengan keberlangsungan pariwisata daerah. (Redaksi, infopriangan.com)

