Kecelakaan Tunggal di Banjar, Tiga Remaja Terluka

infopriangan.com, BERITA BANJAR. Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di depan Rumah Makan Beti, Jalan Raya Banjar-Pangandaran, Kelurahan Hergarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (1/4/2025) pagi. Insiden ini melibatkan tiga remaja asal Tasikmalaya yang mengalami luka-luka.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Sepeda motor yang dikendarai Muhammad Ibrahim (16) melaju dari arah Banjar menuju Pangandaran. Ia membonceng dua rekannya, Raina Siti Fauzia (14) dan Muhammad Alif (13). Namun, saat melintas di dekat Rumah Makan Beti, pengendara kehilangan kendali hingga motor oleng dan mereka terjatuh di jalan.

Seorang petugas pos pantau Jabar Bergerak yang berada di lokasi mengatakan bahwa korban berniat pergi ke objek wisata Pangandaran.

“Korban hendak menuju Pangandaran, tetapi di dekat Rumah Makan Beti, tiba-tiba motor kehilangan kendali dan mereka terjatuh,” ujarnya.

Akibat kecelakaan ini, ketiga korban mengalami luka-luka cukup serius. Muhammad Ibrahim mengalami luka di kepala dan wajah, sementara Raina Siti Fauzia serta Muhammad Alif juga mengalami cedera di beberapa bagian tubuh. Ketiganya langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Muhammad Ibrahim, Dusun Gunung Goong, Desa Cibuni Geulis, Kecamatan Bungursari, Tasikmalaya.

Raina Siti Fauzia, Dusun Gunung Goong, RT 02/RW 08, Desa Cibuni Geulis, Kecamatan Bungursari, Tasikmalaya.

Muhammad Alif, Dusun Kalapa Sewu, RT 04/RW 03, Desa Mangunreja, Tasikmalaya.

Seorang petugas kepolisian yang menangani kejadian ini menyebutkan bahwa kecelakaan disebabkan oleh pengendara yang diduga kurang menguasai kendaraan.

“Diduga pengendara kurang menguasai motor, sehingga saat melewati area tersebut, ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh,” ungkapnya.

Kejadian ini sempat menyebabkan kemacetan di ruas jalan Banjar-Pangandaran. Banyak pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat kondisi korban. Petugas kepolisian bersama relawan Jabar Bergerak dan BAZNAS Kota Banjar segera turun tangan untuk mengatur lalu lintas. Upaya tersebut berhasil mengurai kemacetan dalam waktu singkat.

Beberapa warga sekitar yang melihat kejadian turut memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum tim medis datang.

“Kami langsung membantu sebisa mungkin. Kasihan, mereka masih muda,” kata seorang saksi mata.

BACA JUGA: Lalu Lintas Ciamis 1 April Padat, 11.987 Kendaraan

Pihak kepolisian mengimbau agar pengendara lebih berhati-hati, terutama bagi mereka yang masih berusia muda dan belum memiliki pengalaman cukup dalam berkendara. “Kami mengingatkan kepada semua pengendara, terutama yang masih remaja, untuk selalu berkendara dengan hati-hati dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang lengkap,” tambah petugas kepolisian tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi korban masih dalam perawatan di rumah sakit. Pihak keluarga telah dihubungi dan sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk mendampingi para korban.

Insiden ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama. Pengendara diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik dan selalu mematuhi aturan lalu lintas guna menghindari kecelakaan yang dapat membahayakan nyawa. (Johan/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan