Kejari Banjar Perkuat Kemitraan Pers Lewat NGOPI
infopriangan.com, BERITA BANJAR. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar terus berupaya memperkuat hubungan kemitraan dengan insan pers sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi publik. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan NGOPI (Ngobrol Pintar) Bareng Sahabat Jurnalis yang digelar pada Selasa, 30 Desember 2025, di pelataran parkir Kantor Kejaksaan Negeri Kota Banjar.
Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi informal yang mempertemukan jajaran Kejari Kota Banjar dengan para jurnalis dari berbagai media cetak, online, dan elektronik. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar, Lukman Hakim, didampingi para pejabat struktural. Suasana santai namun substansial mewarnai dialog yang berlangsung terbuka dan interaktif.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kinerja Kejaksaan kepada masyarakat. Ia menilai, tanpa dukungan media yang profesional dan berimbang, upaya Kejaksaan dalam membangun kepercayaan publik akan berjalan kurang optimal.
“Media merupakan mitra strategis Kejaksaan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar Lukman Hakim.
Lukman juga menjelaskan bahwa sinergitas antara Kejaksaan dan media sejalan dengan arahan Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang mendorong keterbukaan informasi publik. Menurutnya, setiap capaian kinerja dan program Kejaksaan perlu diketahui masyarakat secara transparan.
“Setiap kinerja Kejaksaan harus dapat dipublikasikan dan diketahui masyarakat luas, khususnya masyarakat Kota Banjar,” katanya Lukman.
Lukman Hakim juga menegaskan bahwa Kejari Kota Banjar berkomitmen membuka ruang komunikasi yang sehat dan konstruktif dengan insan pers. Ia menilai, komunikasi yang baik tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi penegakan hukum, tetapi juga sebagai sarana edukasi hukum bagi masyarakat.
“Kami ingin informasi hukum tidak hanya sampai, tetapi juga dipahami oleh masyarakat,” ucapnya.
Dalam forum tersebut, para jurnalis diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, kritik, dan masukan terkait pola komunikasi, pelayanan informasi publik, hingga transparansi kinerja Kejaksaan. Hal ini dinilai penting sebagai bagian dari kontrol sosial dan upaya memperbaiki kualitas pelayanan institusi penegak hukum.
Menanggapi hal tersebut, Lukman Hakim menyatakan bahwa Kejaksaan tidak alergi terhadap kritik selama disampaikan secara objektif dan berdasarkan fakta. Ia menilai kritik yang disampaikan secara profesional justru menjadi bahan evaluasi internal.
“Kritik yang konstruktif sangat kami butuhkan untuk memperbaiki kinerja dan pelayanan Kejaksaan,” tegasnya.
Lukman juga menambahkan bahwa Kejari Kota Banjar berupaya membangun hubungan yang humanis dengan media tanpa mengurangi profesionalisme dan independensi masing-masing pihak. Menurutnya, Kejaksaan tetap menghormati peran pers sebagai pilar demokrasi yang memiliki fungsi kontrol dan pengawasan.
“Kami menghormati independensi media dan berharap hubungan ini dibangun atas dasar saling percaya,” katanya.
BACA JUGA: Satu Tahun PMPKLHI, Dorong Aksi Nyata Lingkungan Bersih
Sementara itu, para jurnalis yang hadir mengapresiasi inisiatif Kejari Kota Banjar dalam membuka ruang dialog secara terbuka dan informal. Mereka menilai kegiatan NGOPI Bareng Sahabat Jurnalis menjadi sarana efektif untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komunikasi dua arah.
“Forum seperti ini penting agar tidak ada jarak antara Kejaksaan dan media,” ungkap salah seorang jurnalis.
Melalui kegiatan NGOPI ini, Kejaksaan Negeri Kota Banjar berharap terbangun sinergitas yang berkelanjutan dengan insan pers. Dengan komunikasi yang terbuka, diharapkan informasi hukum dan kinerja Kejaksaan dapat disampaikan secara transparan, akurat, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. (Johan)

