Kepsek SDN 3 Baregbeg: Terimakasih Pemkab Ciamis
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Bencana banjir merupakan peristiwa alam yang bisa dicegah. Hal itu berbeda dengan bencana gempa bumi maupun tsunami. Oleh karena itu, tinggal bagaimana manusia dengan ilmu pengetahuan alam dan teknologi mampu melakukan upaya pencegahan, mitigasi bencana banjir.
Seperti halnya yang terjadi di SDN 3 Baregbeg Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Agar banjir tidak terulang kembali dan merendam sebagian ruang kelas, Kepala Sekolah bersama guru melakukan pembuatan tanggul sementara menggunakan karung berisikan tanah.
Nana juga mengatakan, anggaran tanggul yang digunakan merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis.
“Kami atas nama kelurga besar SDN 3 Baregbeg, mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah Kabupaten Ciamis yang telah meninjau dan menindaklanjuti kejadian banjir di sekolah kami dengan sangat cepat,” kata Nanang.
Dalam kesempatan ini juga Nanang selaku Kepala Sekolah menyampaikan permohonan maaf atas adanya pemberitaan yang menyatakan sekolah meminta bantuan pemerintah untuk mengatasi saluran drainase di sekitar sekolah.
“Berkat kepedulian dan peran serta Pemerintah Kabupaten Ciamis, kini sekolah kami sudah bisa melakukan aktifitas belajar mengajar sebagai mana mestinya. Segala bantuan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Ciamis sangat berarti bagi Kami,” tadasnya.
Ada beberapa pesan yang din ucapkan Kepala Sekolah SDN 3 Baregbeg, Nanang agar tidak terjadi banjir.
1. Menjaga lingkungan sekitar
Yang utama adalah menjaga lingkungan sungai atau selokan, sungai sebaiknya di pelihara dengan baik. Jangan membuang sampah ke selokan. Sungai atau selokan jangan di jadikan tempat pembuangan sampah.
2. Hindari membuat rumah di pinggiran sungai
Saat ini semakin banyak warga yang membangun rumah di pinggir sungai, ada baiknya pinggiran sungai jangan di jadikan rumah penduduk karena menyebabkan banjir dan tatanan masyarakat tidak teratur.
3. Melaksanakan programĀ reboisasi
Pohon yang telah ditebang sebaiknya ada penggantinya. Menebang pohon yang telah berkayu kemudian di tanam kembali tunas pohon yang baru. Hal ini ditujukan untuk regenerasi hutan dengan tujuan hutan tidak menjadi gundul.
4. Buanglah sampah pada tempatnya
Sering kali masyarakat indonesia membuang sampah sembarangan terutama membuang sampah ke sungai, tentu hal ini akan memebrikan dampak buruk di kemudian hari. Karena sampah yang menumpuk bisa menyebabkan terjadinya banjir saat curah hujan sedang tinggi. Pengelolaan sampah yang tepat bisa membantu mencegah banjir.
BACA JUGA: Oknum Pegawai BRI Cidolog Digerebek Warga
5. Rajin Membersihkan Saluran Air
Perbaikan dan pembersihan saluran air tentu harus ada. Di wilayah tertentu bisa diadakan secara gotong royong. Penjagaan ini harus dilakukan secara terus menerus dengan waktu berkala. Hal ini bertujuan agar terjadi hujan deras, air tidak akan tersumbat dan mampu mencegah terjadinya banjir. (Rizky/IP)

