Korban Keracunan Makanan Terus Bertambah

infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Jumlah warga yang menjadi korban keracunan massal di Kampung Cihaur, Desa Cihaur, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya,Jawa Barat terus bertambah, yakni menjadi 53 orang.

Mereka diduga keracunan makanan saat acara syukuran umah arga setempat pada Rabu (1/1/2019) kemarin.

FB_IMG_1768568975967
FB_IMG_1768568975967

Awalnya tercatat korban berjumlah 20 orang. Namun setelah pendataan ulang di kampung tersebut, ada penambahan korban.

“Hingga saat ini jumlah sementara korban keracunan yang merupakan warga Kampung Cihaur, Desa Cihaur, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya,Jawa Barat, mencapai 53 orang,” kata Kades Cihaur, Nandang Kamis(02/01/2019).

Warga sejak kemarin malam memang mengalami keracunan makanan. Awalnya mereka mengalami muntah-muntah dan sering BAB seperti diare.

“Perkiraan awal kami, ini warga karena memang keracunan makanan. Ternyata
jumlahnya saat ini yang mengalami keracunan sebanyak 53 orang. Ini hasil koordinasi kita dengan staf dan pihak puskemas .

“Semoga tidak ada nambah lagi. Tapi masih ada 1 atau 2 orang warga yang berdatangan dan kami pun terus menyisir di lapangan,” tambah dia.

Nandang mengatakan, warga yang keracunan ini serempak waktunya. Mungkin ada yang di makan pagi, terasanya siang. Tapi paling banyak memang pas tadi malam.

“Puluhan warga yang mengalaminya kalau tadi malam. Semoga mereka bisa cepat pulih,” jelasnya.

Terpisah Dokter Puskesmas Manonjaya Dr. Rani Topani menuturkan, hingga kini pihaknya masih terus melakukan perawatan secara intensif kepada warga yang keracunan ini. Tapi sudah ada beberapa warga yang pulang dan kembali ke rumahnya masing-masing karena sudah membaik kesehatannya.

“Ada 4 orang yang pulang. Tapi kami sarankan tetap kembali diperiksa besok ke puskesmas untuk mengetahui bagaimana perkembangannya kata dia.

Menututnya, dari berbagai keluhan yang dialami warga ini kemungkinan besar memang karena faktor makanan. Tapi pastinya masih diperiksa samplenya di laboratorium.

Sementara salah seorang korban keracunan, Iip Saeful Mifda (40), warga RT 11, RW 3, Kampung Cihaur ini, mengaku keracunan makanan setelah menyantap nasi kotak kiriman tetanggannya yang syukuran setelah membangun rumah.

“Makanannya berisi kentang, mie, telur, ikan goreng, ada cabai hijau, dan nasi yang ditaruh dalam sterofom putih. Dibagikan pas malam tahun baru, Selasa (31/12) seusai Magrib,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, kondisi dia sempat ngedrop pas siang di tahun baru, Rabu (1/1). Karena, dia memakan nasi kotak itu pagi setelah dihangatkan terlebih dahulu.

“Pas jam 12 siang, kepala saya langsung pusing, mual dan meriang. Untung saya ada obat-obatan. Saya minum Amoxilin dan Paracetamol. Sorenya mendingan. Tapi giliran istri saya yang pusing, mual dan meriang. Langsung saya bawa ke IGD puskesmas,”paparnya. (Aa Fauzi/IP)

Bagikan dengan :
FB_IMG_1768568975967
FB_IMG_1768568975967

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan