Korwil Pendidikan Cisaga Beri Bantuan Siswa

infopriangan.com, BERITA CIAMIS.  Salah seorang siswa kelas 5 SDN 1 Kepel, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Cisaga, bernama Aman anak dari Adang dan Nurhayati mendapatkan perhatian khusus dari warga Pendidik Kecamatan Cisaga.

Pasalnya siswa tersebut mengidap penyakit Hidrosefalus, dan sudah menjalani dua kali operasi. Selasa, (31/01/2023).

Berdasarkan keterangan Nurhayati, Aman merupakan salah satu anak-anak yang divonis oleh salah satu dokter mengidap penyakit Hidrosefalus.

Pada awalnya Aman sering mengeluh sakit di bagian kepala, rasa sakit tersebut dikeluhkan anaknya semenjak duduk di bangku kelas 4.

“Namun sakit di kepala lebih sering terasa dan semakin parah dirasakan anak kami semenjak bulan Agustus 2022. Maka saya dan keluarga membawa Aman ke salah satu rumah sakit di Kota Banjar,” ungkapnya.

Kemudian lanjut Nurhayati, Aman pernah di operasi disalah satu rumah sakit di Kota Banjar, namun tidak ada perkembangan setelah dilakukan operasi. Maka pihaknya memutuskan membawa Aman ke Rumah Sakit di Purwokerto dan disana dilakukan operasi ulang.

“Setelah operasi yang kedua kalinya, alhamdulillah sekarang tinggal pemulihan dan harus dilakukan Kemoterapi setiap hari selama satu bulan, mungkin besok kami akan berangkat,” kata Nurhayati.

Untuk memudahkan selama kemoterapi dimungkinkan keluarga akan ngontrak rumah selama satu bulan.

“Kami sekeluarga mengucapkan rasa terima kasih kepada keluarga besar pendidikan Kecamatan Cisaga yang telah memberikan sumbangan demi meringankan beban selama penyembuhan anak kami,” ungkapnya.

Sementara Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cisaga, Yoyo mengatakan keluarga besar warga pendidikan memberikan bantuan berdasarkan kemampuan.

“Ini sebagai wujud kepedulian terhadap anak didik kami yang sedang melakukan penyembuhan paska operasi,” tuturnya.

BACA JUGA: Awasi Pemilu 2024, Panwaslu Cijeungjing Recruitment PKD

Lanjut Yoyo, bantuan ini berbentuk dana yang dikumpulkan dari para guru dan murid yang ada di Kecamatan Cisaga.

“Selain memberikan bantuan kepada Aman, sebelumnya kami juga menyumbang terhadap siswa SDN 1 Sukahurip yang mengidap penyakit hampir serupa, dan sekarang siswa tersebut masih dirawat di Yogyakarta,” pungkasnya. (Kusmana/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan