KPU Ciamis Upayakan Peningkatan Partisipasi Masyarakat
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat menjelang tahun politik yang akan dilaksanakan pada tahun 2023/2024 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis, dengan mengacu pada target pastisipasi masyarakat di Pilkada tahun 2019.
KPU RI menetapkan angka presentasi sebanyak 77,5%. Hal tersebut dikatakan Ketua KPU Sarno Maulana saat ditemui di ruangannya. Senin, (22/08/2022).
“Dengan angka itu, maka kita arahkan ke tingkat Provinsi dan kabupaten sama. Sementara itu di tahun 2019 KPU Ciamis dapat melebihi target pusat dengan persentase partisipasi masyarakat mencapai sampai 80,4%,” paparnya.
Masih kata Sarno, bicara terkait partisipasi masyarakat di Ciamis, dari target 80,4% lebih dari target yang diarahkan KPU RI 77,5%. Kedepannya KPU akan mempertahakan angkat itu.
“Bicara partispasi masyarakat di Pilkada kemarin, KPU Ciamis memperoleh tingkat partisipasi masyarakat melebihi dari target yang sudah diarahkan KPU RI 77,5%. Ciamis mencapai 80,4%, lumayan melebihi target, dan itu berat bagaimana kita mempertahankan angka itu, dan kalau bisa melebihi dari 80,4%,” tegasnya.
Sarno juga menjelaskan, dalam upaya mempertahankan partipasi masyarakat pihaknya akan berupaya akan lebih meningkatkan lagi.
“Dengan capaian tersebut KPU Ciamis akan berkomitmen bagaimana pastisipasi masyarakat kedepannya lebih meningkat dari 80,4% menjadi lebih.
Dengan upaya tersebut, pihaknya melakukan sosialisasi dalam bentuk pendidikan formal maupun informal.
“Atau ada usaha-usaha yang dilakukan melalui divisi sosialisasi dan partisipasi masyarakat, selain itu kita ada divisi pendidikan,” paparnya.
Sedangkan untuk target KPU Ciamis sendiri di Pemilu 2024 mendatang, tetap mempertahankan angka 80,4% partisipasi masyarakat sekaligus meningkatkannya.
“Kita berusaha untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan partisipasi. Mudah-mudahan kita bisa lebih dari angka itu,” katanya.
Sebagaimana diketahui, dari Pemilu kemarin di tahun 2019, pihaknya telah melakukan pemetaan daerah.
“Terkait upaya partispasi ini, sebelumnya sudah dilakukan pemetaan, daerah mana yang partispasinya masih kurang, standar, dan penuh,” tambahnya.
Dari pemetaan itu, mana yang menjadi prioritas, wilayah yang partispasinya penuh dipertahankan. Sementara yang masih kurang, didorong terus agar partispasi masyarakatnya bisa bertambah.
“Yang sudah diatas mempertahankan sekaligus meningkatkan, sedangkan yang partispasinya kurang berarti didorong untuk mencapai target,” ujarnya.
Sementara itu, secara formal KPU Kabupaten Ciamis belum melakukan tahapan sosialisasi.
Namun, menurut Sarno, ketika ada desa atau lembaga masyarakat yang mengundang KPU untuk melaksanakan sosialisasi, pihaknya akan merespon.
“Jika ada yang bersurat untuk melakukan sosialisasi, kami akan mendatanginya. Sambil silaturahmi, seperti kemarin kami telah sosialisasi di wilayah Cisaga bersama tokoh masyarakat,” jelasnya.
Masih kata Sarno, sebagai salah satu upaya dalam mempertahankan persentase partisipasi masyarakat di Ciamis.
“Momen itu menjadi peluang kami untuk mempertahankan persentase yang tadi. Karena salah satu bentuk legitimasi dikatakan demokratis itu yaitu dengan meningkatnya partispasi masyarakat,” paparnya.
Lebih lanjut lagi, Sarno menjelaskan tentang proyeksi KPU Ciamis mengenai anggaran Pilkada 2024.
“Kebutuhan untuk seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak telah diajukan ke Pemkab Ciamis, yaitu sebesar Rp. 101.431.653.078,” terangnya.
Beno mengatakan, kebutuhan anggaran pilkada sebesar itu berdasarkan hasil kajian yang dilakukan lembaganya.
Menurutnya, kebutuhan anggaran pilkada itu sudah diusulkan kepada Pemkab Ciamis sejak beberapa waktu lalu.
BACA JUGA: Guru TK/PAUD Ikuti Implementasi Kurikulum Merdeka
Meski demikian, usulan anggaran tersebut masih bisa berubah karena kepastiannya menunggu hasil kajian dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Ciamis.
“Nanti ada pembahasan secara bersama-sama sehingga usulan yang kami ajukan belum final,” pungkasnya. (Pepi Irawan/IP)

