KPU Kota Banjar Gelar Sosialisasi Pilkada Untuk Pemilih Perempuan
infopriangan.com, BERITA BANJAR.
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar mengintensifkan upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, dengan fokus khusus pada kaum perempuan.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan d nganmeeting room salah satu pusat perbelanjaan di Kota Banjar. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi dan mengedukasi perempuan mengenai pentingnya keterlibatan mereka dalam proses pemilihan.
Nurhasanah, Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Banjar, menjelaskan bahwa alasan pemilihan segmen perempuan sebagai target sosialisasi berkaitan dengan peran strategis mereka dalam pelaksanaan Pilkada. Menurutnya, dalam konteks demokrasi, pelaksanaan Pilkada harus melibatkan semua lapisan masyarakat, termasuk perempuan yang memiliki hak suara yang sama.
“Pilkada yang demokratis tidak dapat terwujud tanpa partisipasi yang luas. Perempuan memiliki suara dan pengaruh yang signifikan dalam menentukan arah pembangunan daerah. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk memastikan mereka terlibat dalam proses ini,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Dalam pemaparan yang disampaikan, Nurhasanah menyebutkan bahwa data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Banjar menunjukkan bahwa pemilih perempuan mencapai sekitar 50,2%, dengan total 77.597 pemilih perempuan dari 154.425 pemilih. Angka ini menunjukkan bahwa perempuan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pemilihan, dan kehadiran mereka sangat berpengaruh terhadap hasil pemilu.
Nurhasanah juga menekankan bahwa sosialisasi ini bukan hanya tentang memberikan informasi, tetapi juga tentang membangun kesadaran dan motivasi di kalangan perempuan untuk aktif berpartisipasi. “Kami berharap melalui sosialisasi ini, perempuan bisa lebih memahami pentingnya suara mereka. Setiap suara sangat berarti dalam menentukan masa depan daerah kita,” tambahnya.
Salah satu peserta sosialisasi, Aneu Sri Gusmayanti, menyatakan pendapatnya mengenai pentingnya kegiatan ini. Menurut Aneu, sosialisasi semacam ini sangat membantu perempuan dalam memahami hak dan peran mereka dalam politik. Ia percaya bahwa keberadaan perempuan di masyarakat saat ini sangat vital, sehingga mereka harus terlibat aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan, termasuk Pilkada.
“Dengan adanya sosialisasi ini, kami jadi lebih terbuka dan memahami bahwa sebagai perempuan, kita memiliki peran penting dalam politik. Ini bukan hanya tentang memilih, tetapi juga tentang mempengaruhi arah pembangunan daerah kita,” ujarnya.
BACA JUGA: Polisi Tasikmalaya Cegah Penggunaan Knalpot Brong di Sekolah
Peserta lain juga menambahkan harapan mereka agar keterlibatan perempuan dalam Pilkada dapat membawa perubahan positif. Mereka menyadari bahwa perempuan memiliki pandangan dan pengalaman yang unik, yang seharusnya dipertimbangkan dalam kebijakan publik. Dengan demikian, suara perempuan dalam Pilkada tidak hanya sekadar angka, tetapi juga merupakan representasi aspirasi dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, KPU Kota Banjar berharap dapat mendorong semua lapisan masyarakat, terutama perempuan, untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada pada 27 November 2024. Dengan partisipasi yang meningkat, diharapkan pelaksanaan Pilkada dapat berlangsung secara demokratis dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi Kota Banjar. Keterlibatan aktif perempuan diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pembangunan daerah ke depan. (Johan/infopriangan.com)

