Kronologi Siswa MTs Harapan Baru Tenggelam

infopriangan.com, BERITA CIAMIS.  Berdasarkan informasi, sekitar pukul 14.00 WIB siang, ada 150 siswa MTs Harapan Baru Cijantung Ciamis mengikuti kegiatan agenda sekolah.

Peserta berasal dari kelas 7 dan 8. Tiba-tiba sekitar pukul 16.00 WIB dikabarkan ada yang tengelam di sungai tersebut diduga karena tidak bisa berenang.

Salah satu pengurus Pesantren Cijantung Dandeu Rifai menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari adanya kegiatan yang dilakukan di sungai Cileueur yang lokasinya tidak jauh dari sekolah.

“Lokasinya kegiatan tidak jauh dari sekolah. Tapi kami dari pihak Pesantren juga tidak tahu adanya kegiatan tersebut. Sehingga sampai saat ini peristiwa persisnya belum diketahui. Kita fokus dulu ke keluarga korban,” jelasnya.

Selain itu kata Dande, jika memang ada kegiatan dari Sekolah seharusnya terlebih dahulu meminta ijin kepada pihak Pesantren. “Namun sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan terkait kegitan kepanduan Pramuka tersebut,” ujarnya.

Dande menegaskan saat ini pihaknya fokus pada pencarian dahulu, dan masih menunggu kabar dari keluarga yang anaknya ikut dalam kegiatan tersebut. “Mudah-mudahan yang lainnya dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Salah satu orang tua siswa, Ucu merasa bersyukur anaknya selamat dari peristiwa itu. Ucu juga menjelaskan kini anaknya sedang mengikuti kegiatan mengaji di mesjid seperti biasanya.

“Iya kegiatan pramuka di sekolah tidak ada izin ke orang tua sebelumnya. Saya tahunya juga dari tetangga, kebetulan rumah dekat dengan sungai,” singkatnya.

Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, berdasarkan keterangan pihak sekolah, pada kegiatan tersebut ada 150 peserta yang mengikuti agenda rutin kepramukaan.

Namun dari ke 150 siswa-siswi tersebut yang kembali sekitar 139, kemudian dua orang siswa mengalami kritis dan mendapatkan perawatan di rumah sakit.

BACA JUGA: Siswa MTs Cijantung Tewas Tenggelam

“Ada 11 orang yang meninggal delapan orang laki-laki dan tiga orang perempuan,” papar Bupati Ciamis.

BACA JUGA: Polsek Indihiang dan STMIK Bagikan Nasi Bungkus

Herdiat juga menambahkan, pada saat kejadian ada dua orang guru pembina yang berusaha menyelamatkan. Namun keduanya sampai saat ini masih dalam keadaan pingsan.

BACA JUGA: Tangis Haru Kediaman Aditya Korban Tenggelam

“Kami atas nama pribadi menyampaikan turut berduka cita atas kejadian kepanduan pramuka ini,” pungkasnya. (Vie Irawan/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan