Kwalitas TPT Cileumeh Patut Dipertanyakan

infopriangan.com, BERITA NASIONAL. Pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) Sungai Cileumeh, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, jadi sorotan.

Pasalnya, pekerjaan “Tembok Penahan Tebing” dengan sumber anggaran dari APBN melalui BBWS Citanduy op 2 tahun anggaran 2023 melalui dikerjakan kelompok baru beberapa bulan ambruk.

Berdasar pantauan tim media saat menitoring ke lokasi pekerjaan tersebut diduga banyak kejanggalan sehingga pekerjaan proyek TPT tersebut patut di pertanyakan.

Menurut salah satu warga sekitar saat dikonfirmasi awak media ini mengatakan bahwa pekerjaan proyek pembangunan tersebut berkemungkinan adalah milik BBWS Citanduy namun setelah ditanyakan sudah berapa lama pekerjaan proyek tersebut dirinya tidak bisa menjelaskan secara detail.

Dugaan sementara pekerjaan TPT milik op.2 BBWS Citanduy di Sungai Cilemeh ada kecurangan volume.

Terpantau tim awak media di lokasi pekerjaan yang sudah selesai, bahwa top atas pasangan dengan ketebalan 050cm, seharusnya pasangan dari top semakin tebal. Yapi di lokasi itu dari top atas ditarik kebawah belakang pasangan malah berkurang 0.15m.

Sementara di lokasi ada pekerjaan lanjutan tapi dengan rekanan berbeda, pekerjaan yang dikerjakannya menerangkan bahwa, top 0.50m tebal pasangan bawah 1 m, klenik 0.30.m,maka ketebalan pondasi 1.30m

Sementara sewaktu di konfirmasi pelaksana tidak bisa memberikan keterangan, berapa ukuran yang harus dipasang secara detail dengan alasan lupa.

“Nanti akan saya kasih tahu ke yang kerja dan pada bos saya” ujarnya.

BACA JUGA: Kadisdik Ciamis Tinjau Sekolah Ambruk di Pamarican

Sementara Asep yang juga warga sekitar menjelaskan tentang TPT yang ambruk itu. “Dugaan saya kemungkinan akibat lemahnya pengawasan sehingga pekerjaannya seperti itu,” ujarnya.

Asep berharap harapkan kepada para penegak hukum agar segera meninjau langsung ke lokasi. Kepada BPKP agar segera mengaudit. (P. Seprudin/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan