Lalu Lintas Ciamis Tembus 33.640 Kendaraan

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Lalu lintas kendaraan yang melintasi wilayah Kabupaten Ciamis menunjukkan lonjakan signifikan pada Kamis pagi, 4 April 2025. Berdasarkan data traffic counting Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, terpantau sebanyak 33.640 kendaraan melintas dalam kurun waktu 12 jam, sejak pukul 00.00 hingga 12.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan Ciamis, Dadang Mulyatna, menyampaikan bahwa arus kendaraan yang masuk dan keluar Ciamis berasal dari dua arah utama, yaitu arah timur (Jawa Tengah) dan arah barat (Jabodetabek).

“Dari arah timur atau Jawa Tengah tercatat sebanyak 18.875 kendaraan, sedangkan dari arah barat atau Jabodetabek tercatat 14.765 kendaraan,” kata Dadang saat dikonfirmasi pada Kamis siang.

Volume kendaraan dua arah tersebut didominasi oleh kendaraan pribadi. Menurut Dadang, kendaraan roda dua seperti sepeda motor menjadi yang terbanyak, disusul oleh mobil pribadi. Sisanya berasal dari kendaraan angkutan barang dan kendaraan umum lainnya.

“Sepeda motor mendominasi sebanyak 49,7 persen, sedangkan mobil pribadi 40,9 persen,” ujar Dadang.Jika dirinci berdasarkan jenis kendaraan, untuk periode pukul 00.00 hingga 12.00 WIB, jumlah sepeda motor yang melintasi Ciamis mencapai 15.922 unit, sedangkan mobil pribadi dan roda empat lainnya berjumlah 15.018 unit.

Dadang menjelaskan, lonjakan kendaraan tersebut tidak terlepas dari pergerakan masyarakat yang meningkat menjelang akhir pekan dan mendekati masa cuti bersama. Dadang juga menyebut Ciamis sebagai jalur strategis lintasan antarwilayah, terutama bagi kendaraan dari arah barat menuju Jawa Tengah dan sebaliknya.

“Kami mencatat tren kenaikan arus lalu lintas ini sejak dini hari. Pola seperti ini biasa terjadi menjelang hari libur atau akhir pekan panjang,” tuturnya.

Meskipun volume kendaraan meningkat, Dadang menegaskan bahwa kondisi lalu lintas di wilayah Ciamis secara umum masih terpantau lancar. Beberapa titik rawan kemacetan tetap mendapatkan perhatian serius dari petugas lapangan.

Dishub Ciamis, lanjut Dadang, telah menyiagakan petugas di sejumlah simpul keramaian dan titik perlintasan padat kendaraan. Koordinasi dengan pihak kepolisian, TNI, serta instansi terkait lainnya juga terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan dan kecelakaan.

“Kami terus pantau titik-titik padat dan melakukan pengaturan lalu lintas di lapangan. Fokus kami adalah kelancaran dan keselamatan pengguna jalan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang juga mengimbau para pengguna jalan agar lebih waspada, disiplin, dan mematuhi peraturan lalu lintas. Ia menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan, mengingat sebagian besar kendaraan yang melintas adalah kendaraan pribadi yang berpotensi membawa keluarga atau rombongan.

“Patuhi peraturan lalu lintas. Gunakan helm untuk sepeda motor, pastikan kondisi kendaraan laik jalan, dan jangan memaksakan diri bila lelah. Keselamatan adalah prioritas utama. Semoga semua selamat sampai tujuan,” pesannya.

Selain itu, Dishub juga mengingatkan agar para pengendara menghindari penggunaan ponsel saat berkendara, mematuhi batas kecepatan, dan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalan nasional maupun jalan kabupaten yang melintasi wilayah Ciamis.

Pihaknya juga berharap masyarakat bisa merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memperkirakan waktu tempuh dan menghindari jam-jam padat. Menurut Dadang, kesadaran dan kerja sama dari seluruh pihak menjadi kunci untuk menjaga arus lalu lintas tetap tertib dan lancar.

Dari pantauan lapangan, lalu lintas di sekitar kawasan Alun-Alun Ciamis, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalur Nasional Cikoneng–Banjar sempat mengalami peningkatan volume kendaraan, namun tidak sampai menimbulkan kemacetan total. Petugas berjaga di lokasi dan melakukan rekayasa lalu lintas sesuai kebutuhan.

BACA JUGA: Arus Balik Ciamis Naik, 93 Ribu Kendaraan Melintas

Sementara itu, beberapa pengguna jalan mengakui adanya kepadatan di beberapa titik, namun secara umum arus lalu lintas masih dapat dilalui dengan lancar.

“Sempat tersendat di daerah Cijeungjing, tapi setelah itu lancar. Petugas juga sigap mengatur,” ujar Arif, pengendara asal Bekasi yang hendak mudik ke Kebumen.

Dengan tren volume kendaraan yang meningkat ini, Dishub Kabupaten Ciamis diperkirakan akan terus memantau perkembangan arus kendaraan hingga malam hari. Pengawasan melalui CCTV, laporan petugas lapangan, dan traffic counting terus dioptimalkan sebagai dasar evaluasi kebijakan lalu lintas. (Rini/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan