Lapas Ciamis Bantu Korban Banjir Pamarican
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ciamis, Jawa Barat, menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Pamarican. Kegiatan tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi program kerja bakti dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Pihak lapas menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan komitmen institusi untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi musibah. Mereka menilai, lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar.
“Kami ingin menunjukkan bahwa lapas juga bagian dari masyarakat dan memiliki tanggung jawab sosial,” ujar perwakilan lapas. Rabu, (18/02/2026).
Selain menyalurkan sejumlah paket sembako kepada warga terdampak, lapas juga menerjunkan sebelas warga binaan untuk membantu proses pembersihan material sisa banjir. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak. Pihak lapas menjelaskan bahwa keterlibatan warga binaan itu merupakan bagian dari program asimilasi yang selama ini lebih banyak dilakukan di dalam lingkungan lapas.
“Ini bagian dari implementasi program asimilasi agar mereka bisa belajar berinteraksi langsung dan berkontribusi kepada masyarakat,” jelasnya.
Pelaksana Harian Kepala Lapas IIB Ciamis, emJames P. Tumbolon, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu aksi konkret yang akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Ia menuturkan bahwa lapas ingin memastikan setiap program pembinaan memiliki dampak sosial yang terukur.
“Kami berupaya agar setiap kegiatan pembinaan tidak berhenti di dalam tembok lapas, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
James juga mengungkapkan bahwa sebelas warga binaan yang diterjunkan merupakan mereka yang dalam waktu dekat akan menyelesaikan masa pidana. Menurutnya, pelibatan mereka dalam kegiatan sosial menjadi bagian dari proses pembelajaran sebelum kembali sepenuhnya ke tengah masyarakat. Ia menilai pengalaman tersebut penting untuk membangun rasa empati dan tanggung jawab sosial.
“Kebetulan mereka sebentar lagi bebas, jadi kami ingin mereka juga merasakan langsung bagaimana membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” terangnya.
Lebih lanjut, pihak lapas berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga meski tidak sepenuhnya menutup kerugian akibat banjir. Mereka menyadari bahwa dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memukul kondisi ekonomi warga.
“Semoga apa yang kami lakukan dan berikan bisa memberikan manfaat, khususnya bagi warga yang terdampak,” ujarnya.
Di sisi lain, lapas juga berharap aktivitas masyarakat Pamarican dapat segera pulih, mengingat bulan suci Ramadan akan segera tiba. Momentum tersebut dinilai penting bagi warga untuk kembali menjalankan ibadah dan aktivitas ekonomi dengan lebih tenang.
BACA JUGA: Lonjakan Wisata Pangandaran Perlu Tertib dan Aman!
“Kami berharap kondisi segera membaik agar masyarakat bisa menyambut Ramadan dengan situasi yang lebih stabil,” pungkasnya.
Aksi sosial ini menjadi catatan bahwa sinergi antar instansi dan masyarakat tetap diperlukan dalam situasi darurat. Namun demikian, langkah kemanusiaan semacam ini juga diharapkan tidak berhenti pada respons sesaat, melainkan menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ketahanan sosial di daerah rawan bencana. (Rizky, Revan)


