Launching & MOU SPPG Dapur Sehat Mutiara Baregbeg
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Program peningkatan gizi masyarakat melalui SPPG Dapur Sehat Mutiara Baregbeg resmi dilaunching pada Jumat (29/8/2025), ditandai dengan kegiatan sosialisasi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) yang melibatkan berbagai pihak terkait. Acara ini meliputi wilayah kerja 5 desa, yaitu Desa Baregbeg, Sukamaju, Saguling, Mekarjaya, dan Sukamulya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Lapangan Pajar Galuh Purnama, unsur Muspika Kecamatan Baregbeg, Babinsa Koramil 1301 Ciamis, kepala desa, kepala sekolah, serta perwakilan penerima manfaat.
SPPG Dapur Sehat Mutiara Baregbeg akan menyalurkan makanan bergizi ke 43 sekolah dengan total penerima manfaat sekitar 2.800 orang, terdiri dari siswa, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Penyaluran dilakukan setiap pagi mulai pukul 05.30–06.00 WIB menggunakan dua jalur distribusi: Jalur pertama menuju Sukamaju, Petir Ilir, dan Mekarjaya. Jalur kedua mencakup Saguling dan Sukamulya.
Mayoritas tim dapur berasal dari warga lokal Baregbeg dengan dukungan koordinator berpengalaman, sehingga distribusi dapat berjalan efektif dan sesuai kondisi medan.
Untuk menghindari tumpang tindih dengan dapur sehat lain, penyaluran dilakukan melalui koordinasi erat antara KSPPG, kepala sekolah, kepala desa, Babinsa, dan aparat Koramil. Sistem ini memastikan pemerataan titik salur, keteraturan distribusi, serta kelancaran program tanpa gesekan di lapangan.Serka Iwan Setiawan, Batituud Koramil 1301 Ciamis, menegaskan bahwa tanggung jawab dapur adalah mengantarkan makanan sampai ke titik penerima. “Distribusi tidak boleh berhenti di tengah jalan. Menu harus sampai tepat waktu dan layak konsumsi, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh penerima,” tegasnya.
Camat Baregbeg, H. Dede Hendara S, S.IP, yang baru saja meraih penghargaan sebagai Camat Pendukung Zakat Terbaik BAZNAS Award 2025, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap hadirnya Dapur Sehat Mutiara.“Kami berharap program ini berjalan lancar dan merata, agar penerima manfaat tidak menumpuk di satu titik dapur saja. Harus ada pemerataan bagi KPM, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dengan demikian manfaatnya benar-benar terasa bagi seluruh masyarakat Baregbeg,” ujar Camat.
BACA JUGA: 348 PPPK Kota Banjar Dilantik di Aula Somahna
Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan kondusifitas di wilayah, sehingga keberadaan dapur sehat tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga mempererat sinergi antar lembaga.
Dengan adanya MOU ini, Dapur Sehat Mutiara Baregbeg diharapkan menjadi contoh implementasi program gizi yang berkesinambungan, transparan, dan penuh kebersamaan. Ke depan, Pemerintah Kecamatan Baregbeg bersama mitra terkait akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian agar layanan gizi ini semakin optimal. (Eddy, infopriangan.com)

