Lembaga Pendidikan Al-Ghifari dan Al-Aitaam Ternyata Pemiliknya Orang Garut
infopriangan.com, BERITA GARUT.
Al-Ghifari, adalah salah satu nama sebuah lembaga pendidikan yang terkenal di Jawa Barat bahkan di tingkat nasional.
Lembaga yang menyelenggarakan pendidikan plus mulai dari TK, SD, SMA/SMK dan Universitas, ini memang berbeda dengan lainnya yang ada di Kota Bandung.
Nuansa nyaman dan sejuk sudah akan terasa saat orang masuk di gerbang kampus yang sangat luas dan megah. Karena memang Al-Ghifari di dalam penyelenggaraan pendidikannya memadukan kurikulum baku dengan religius, kebangsaan, kemandirian, dan lingkungan hidup. Selain itu yang menjadi daya tarik bagi orang tua untuk menyekolahkan putra-putrinya di Al-Ghifari, karena lembaga tersebut senantiasa menanamkan disiplin kepada peserta didiknya.
Kemajuan, ketenaran, kemegahan lembaga pendidikan Al-Ghifari sungguh sangat membanggakan warga Kabupaten Garut. Terutama bagi warga Kampung Cipeundeuy, Desa Cikarang, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. Karena H. Sali Iskandar sang pemilik dan pendiri Al-Ghifari asli dan dilahirkan di kampung tersebut.

Selain lembaga pendidikan Al-Ghifari, Sali juga memiliki Al-Aitaam di Kabupaten Bandung. Menurut Sali, Al-Aitaam dibangun dengan konsep yang sama seperti Al-Ghifari.
BACA JUGA: Keren, Perhutani Ciamis Raih Tiga Penghargaan di Bandung
“Bedanya, lingkungan alam sekitar di sini lebih rimbun dengan pemandangan yang luas pula. Karena sebelum membangun gedung, lebih dulu ditanami pohon-pohon. Yang sekarang sudah produktif,” tutur sali kepada IP.
Karena sistem pendidikan dan kelengkapan seluruh sarana pendidikan, khusus untuk jenjang SD, sejak tahun 2021 SD Plus Al- Aitaam dijadikan sebagai sekolah rujukan nasional oleh Kemendikbudristek RI. (Liklik Sumpena/IP)

