Listrik Mati saat Absen Sore, PNS di Banjarsari Kecewa

infopriangan,com, BERITA CIAMIS. Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, mengaku kecewa akibat padamnya aliran listrik yang terjadi selama dua hari berturut-turut pada jam yang sama, yakni pukul 15.00 WIB tepat saat waktu absen sore.

Kondisi tersebut dinilai merugikan para pegawai, terutama karena berdampak pada presensi digital yang terhubung langsung dengan sistem Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Saya sangat kecewa kepada PLN. Kenapa setiap pukul 15.00, saat kami akan absen pulang, listrik selalu mati?” ungkap Tuti, seorang penyuluh pertanian di wilayah tersebut, Rabu, (17/06/2025).

Tuti menyebut kejadian tersebut terjadi pada hari Senin dan Selasa secara berturut-turut, tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN.

“Kalau memang ada perbaikan atau gangguan, seharusnya ada pemberitahuan tertulis terlebih dahulu. Dan kalau bisa, pemadaman dilakukan di luar jam kerja, bukan saat jam pulang,” imbuhnya.

Hal serupa diungkapkan Edi, rekan sesama penyuluh pertanian. Ia mengaku kesal karena harus menunggu berjam-jam di kantor hanya untuk bisa melakukan absensi sore.

“Saya ini orang lapangan, jauh-jauh dari pesawahan datang ke kantor hanya untuk absen pukul tiga sore. Tapi sampai sini listrik malah mati,” keluh Edi.

Menurutnya, kondisi ini sangat merugikan. Selain terancam kehilangan hak atas TPP, gangguan ini juga berdampak pada kinerja, termasuk proses pelaporan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang dilakukan secara digital.

“Kalau tidak bisa absen dan tidak bisa input SKP, pasti nanti berurusan dengan dinas kepegawaian. Bisa-bisa kena teguran,” tegasnya.

Sementara itu, Cecep, petugas lapangan dari PLN saat dihubungi melalui telepon, membenarkan adanya gangguan listrik di wilayah tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemadaman terjadi akibat kerusakan teknis mendadak yang masih dalam penelusuran.

BACA JUGA: Harga Pupuk Naik, Warga Ciamis Ternak Kambing Sendiri

“Memang saat itu aliran listrik padam, dan kami sedang mencari titik masalahnya. Ini murni kerusakan yang mendadak, bukan disengaja,” ujarnya.

Cecep menegaskan bahwa gangguan ini merupakan insiden di lapangan dan bukan hasil perencanaan. Oleh karena itu, menurutnya, tidak memungkinkan pihak PLN memberikan pemberitahuan sebelumnya.

“Kami akan terus berupaya melakukan perbaikan agar tidak ada yang dirugikan. Tapi kalau insiden seperti ini, ya harus sabar. Tidak ada yang bisa menduga,” pungkasnya. (Revan, Rizky, infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan