Lomba Puisi Warnai Grand Opening Taman Sule Ciamis

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Grand Opening Wisata Taman Sule disambut meriah dengan digelarnya Lomba Baca Puisi yang diikuti pelajar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis. Meski baru pertama kali digelar, kegiatan ini menarik perhatian banyak peserta dan orang tua.

Pantauan di lokasi, para peserta mulai berdatangan sejak pagi. Lomba dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, namun hingga satu jam sebelum dimulai, belum semua peserta hadir di lokasi. Panitia menyebutkan, jumlah peserta yang telah melakukan daftar ulang mencapai 50 orang.

“Dari seluruh peserta yang terdaftar, baru sekitar 50 orang yang melakukan daftar ulang. Sisanya kemungkinan masih dalam perjalanan atau menunggu waktu perlombaan dimulai,” ujar Alfin, panitia pelaksana lomba, saat ditemui di lokasi acara. Kamis,(8/5/2025).

Alfin juga menjelaskan bahwa pendaftaran awal dilakukan secara daring melalui WhatsApp. Panitia semula hanya mempromosikan kegiatan ini di Kecamatan Cijeungjing. Namun, karena antusiasme peserta cukup tinggi, mereka memutuskan untuk membuka kesempatan bagi peserta dari luar kecamatan.

“Awalnya kita hanya promosi di sekitar Cijeungjing. Tapi melihat banyaknya minat dari luar, akhirnya kita open registration lebih luas,” jelasnya.

Menurut data panitia, peserta yang sudah mendaftar ulang berasal dari Kecamatan Ciamis, Cijeungjing, Baregbeg, dan Kelurahan Kertasari. Masing-masing membawa semangat dan gaya puisi yang unik, mencerminkan beragamnya latar belakang sekolah dan pendidikan.

Lomba baca puisi ini bukan sekadar ajang hiburan. Alfin menyebut, kegiatan ini adalah sarana untuk menggali potensi generasi muda dalam seni literasi, khususnya seni puisi yang mulai jarang mendapat panggung. Ia menambahkan bahwa lomba ini akan memberi penghargaan berupa piagam, piala, dan uang pembinaan bagi pemenangnya.

“Yang terpenting bukan hadiahnya, tapi bagaimana kita bisa menyediakan ruang kompetisi yang sehat untuk anak-anak. Dengan begitu mereka bisa tahu sejauh mana kemampuan mereka dalam membaca dan menafsirkan puisi,” kata Alfin.

Salah satu orang tua peserta, Tri, menyambut baik penyelenggaraan lomba ini. Ia menilai kegiatan semacam ini dapat menjadi latihan mental yang penting bagi anak-anak.

“Perlombaan seperti ini bisa menjadi tolak ukur mental anak. Mereka bisa belajar bagaimana tampil di depan umum dan dinilai langsung oleh dewan juri. Ini penting untuk membentuk karakter dan rasa percaya diri,” ungkapnya kepada media.

Tri juga memuji lokasi perlombaan yang digelar di area terbuka Wisata Taman Sule. Menurutnya, tempat tersebut mendukung suasana kontemplatif yang pas untuk membaca puisi.

“Lokasinya nyaman, terbuka, dan menyatu dengan alam. Anak-anak juga terlihat lebih rileks dan menikmati suasana. Ditambah lagi tempatnya seperti ‘Ranggon’, jadi memberi kesan sejuk dan tenang,” ujarnya.

Namun, di balik antusiasme tersebut, ada catatan penting yang perlu diperhatikan penyelenggara. Fasilitas penunjang seperti kursi peserta, sistem suara, dan koordinasi jadwal perlombaan masih perlu ditingkatkan agar lebih tertib dan efisien.

Pengamat pendidikan dan seni di Ciamis, Rahmat Wahyudi, menilai kegiatan ini patut diapresiasi. “Di era digital, minat anak-anak terhadap sastra, khususnya puisi, cenderung menurun. Maka inisiatif seperti ini sangat penting sebagai upaya revitalisasi kecintaan terhadap bahasa dan ekspresi budaya,” tuturnya saat dimintai tanggapan.

BACA JUGA: Sungai Cisanggiri Krisis Ikan, Ekosistem Terancam

Rahmat menambahkan, lomba seperti ini akan lebih berdampak jika diintegrasikan ke dalam program berkelanjutan yang melibatkan sekolah-sekolah secara formal.

“Jangan hanya ceremonial saat pembukaan wisata saja. Jadikan ini kegiatan tahunan atau bulanan agar lahir generasi penyair muda yang kritis, peka, dan cinta budaya,” tegasnya.

Lomba baca puisi di Wisata Taman Sule menandai harapan baru bagi dunia literasi di Ciamis. Tak hanya membuka ruang bagi ekspresi kreatif pelajar, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi, pembentukan karakter, dan penguatan budaya literasi yang makin dibutuhkan di tengah arus digitalisasi. (Eddy/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan