Lumba-Lumba Risso Mati Terdampar di Pantai Pangandaran

infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Warga Pangandaran dikejutkan dengan penemuan seekor lumba-lumba Risso (Grampus griseus) yang ditemukan mati di Pantai Pangandaran pada Rabu, 21 Agustus 2024. Diduga, lumba-lumba tersebut menjadi korban serangan ikan buas sebelum terdampar di pantai.

Anggota Resort BKSDA Wilayah XXI Pangandaran, Hadiat Kelsaba, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa laporan pertama diterima dari nelayan jaring arad pada Selasa, 20 Agustus, sekitar pukul 12.00 WIB, yang menginformasikan adanya penampakan lumba-lumba di Pantai Timur.

“Setelah menerima laporan, kami segera berkoordinasi dengan Muspida terkait seperti Satpolair dan langsung mendatangi lokasi yang dilaporkan,” ujar Hadiat saat diwawancarai melalui WhatsApp, Rabu (21/8/2024).

Setibanya di lokasi, tim hanya dapat mengamati dari kejauhan karena posisi lumba-lumba masih berada jauh dari daratan. “Kami mengamati sekitar satu jam, tetapi kemudian lumba-lumba itu bergerak ke arah timur, menuju laut lepas,” tambah Hadiat.

Namun, pada Rabu pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, laporan serupa kembali diterima. Menurut Hadiat, lumba-lumba tersebut tampak sudah melemah dan diperkirakan akan terdampar.

“Alhamdulillah, kami berhasil menemukan lumba-lumba tersebut terdampar di sekitar blok rumah makan 33 Pantai Timur. Sayangnya, kondisinya sudah mati,” jelasnya.

BACA JUGA: Polres Tasikmalaya Melakukan Penjagaan di Bawaslu

Hadiat mengungkapkan bahwa lumba-lumba yang ditemukan merupakan betina dewasa dengan panjang sekitar 2 meter. Ia menduga kematian lumba-lumba itu disebabkan oleh serangan ikan buas, seperti hiu, mengingat adanya bekas gigitan pada tubuhnya.

Setelah ditemukan, lumba-lumba risso tersebut dievakuasi dan dibawa ke sekitar Cagar Alam Pananjung Pangandaran untuk penanganan lebih lanjut. (KMP/infopriangan.com)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan