Mahasiswa UNWIM, PKL di KPH Ciamis

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak enam mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Universitas Winaya Mukti (UNWIM) Bandung melakukan praktek kerja lapangan (PKL). Praktek dilaksanakan di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Banjar Selatan, KPH Ciamis. Rabu, (23/02/2021).

Administratur KPH Ciamis melalui Asper BKPH Banjar Selatan, Amar Sukmara, mengatakan bahwa kegiatan PKL ini  merupakan upaya sistem pendidikan kehutanan dalam mempersiapkan calon-calon sarjana Program Studi Kehutanan.

“PKL ini bertujuan agar kelak mereka memiliki pemahaman yang utuh terkait berbagai aspek pengelolaan sumber daya hutan secara adil dan berkesinambungan,” ucapnya.

Amar Sukmara juga menjelaskan bahwa kegiatan PKL ini dimaksudkan sebagai bekal bagi mahasiswa kelak ketika terjun di dunia kerja serta di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, mereka akan siap ketika ditempatkan di lingkungan yang sebenarnya.

Menurutnya, selama PKL di KPH Banjar seluruh mahasiswa dikenalkan banyak hal terkait perencanaan dan pembinaan hutan, mulai dari persemaian, pembibitan, penanaman,  pemeliharaan dan perlindungan hutan, serta pemanenan yang meliputi produksi kayu maupun bukan kayu, sosial dan lingkungan masyarakat (penanganan konflik), serta  ekowisata.

Amar Sukmara merasa bangga dan menyampaikan apresiasi yang besar untuk semangat para Mahasiwa Fakultas Kehutanan dalam melaksanakan praktek kerja lapangan ini.

Amar berharap bahwa pengalaman yang diberikan bisa memberikan pengaruh baik bagi mahasiswa PKL. 

“Mahasiswa-mahasiswa ini merupakan rimbawan-rimbawan muda bagian dari kami, dan saya berharap bisa mewarisi semangat rimbawan,” ujarnya.

Perwakilan Mahasiswa Fakultas Kehutanan Unwim Bandung, Aditya Syarif Hidayat, mengucapkan terima kasih kepada Perhutani Ciamis serta memberikan apresiasi tinggi dengan harapan bahwa apa yang diperoleh selama PKL dapat  menjadi bekal mereka. (Dena A Kurnia/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan