Maling Gasak Uang dan Perhiasan di Cikabuyutan Timur

infopriangan.com, BERITA BANJAR.  Aksi pencurian terjadi di siang bolong di Lingkungan Cikabuyutan Timur, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Minggu (2/2/2025). Seorang maling membobol rumah warga saat pemiliknya keluar berbelanja. Peristiwa ini membuat warga sekitar geger dan khawatir terhadap keamanan lingkungan.

Korban, Eni Rohaeni, mengaku terkejut saat kembali ke rumah sekitar pukul 10.30 WIB dan mendapati pagar serta pintu rumahnya dalam keadaan terbuka. Padahal, sebelum pergi belanja sekitar pukul 09.30 WIB, ia memastikan pintu rumah telah terkunci.

“Padahal saya tidak lama keluar, tapi pas pulang pagar sudah tidak terkunci, termasuk pintu rumah juga terbuka,” ujar Eni.

Setelah masuk ke dalam rumah, Eni langsung mengecek barang berharganya dan mendapati uang tunai sebesar Rp35 juta serta perhiasan emas seberat 21 gram yang disimpan di lemari kamar pribadinya telah hilang. Sontak, ia panik dan segera melaporkan kejadian ini kepada Ketua RW 12, Cepi.

Menurut Cepi, ia mendapat telepon dari Eni yang terdengar histeris. Tanpa pikir panjang, ia langsung menuju rumah korban untuk memastikan kejadian tersebut.

“Saya sedang di rumah, tiba-tiba ditelepon Bu Eni yang menangis dan mengatakan rumahnya dibobol. Saya langsung datang untuk memastikan,” kata Cepi.

Sesampainya di lokasi, Cepi melihat korban dalam keadaan shock. Ia berusaha menenangkan Eni dan segera menghubungi pihak kepolisian agar kasus ini bisa ditangani secepatnya.

Tak lama setelah laporan diterima, petugas dari Polsek Pataruman dan Polres Banjar datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Polisi langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari korban serta beberapa saksi. Dari hasil pemeriksaan awal, diduga pelaku masuk ke rumah dengan cara mencongkel pintu utama.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait identitas maupun jumlah pelaku. Polisi masih mendalami kasus ini dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi dan menggali informasi lebih lanjut dari warga sekitar.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku heran mengapa pencurian bisa terjadi di siang hari, ketika masih banyak aktivitas warga di sekitar. Ia berharap pihak berwenang dapat segera menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.

“Sekarang maling makin berani. Ini siang hari, bukan tengah malam, tapi tetap bisa masuk rumah orang tanpa ketahuan,” katanya.

Kasus pencurian ini membuat warga sekitar khawatir. Mereka mempertanyakan keamanan lingkungan dan berharap ada tindakan nyata dari pihak berwenang maupun aparat setempat untuk mencegah kejadian serupa.

Ketua RW 12, Cepi, mengimbau warganya agar lebih waspada dan meningkatkan keamanan lingkungan. Ia juga meminta warga yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor kepada pihak kepolisian.

BACA JUGA: Satlantas Pangandaran Imbau Pengendara Pakai Helm

Kami akan mengadakan pertemuan warga untuk membahas langkah-langkah keamanan. Kejadian ini jadi peringatan bagi kita semua agar lebih berhati-hati,” ungkap Cepi.

Pihak kepolisian berjanji akan mengusut kasus ini sampai tuntas dan menangkap pelaku. Warga berharap tindakan cepat dari aparat bisa segera membuahkan hasil, sehingga tidak ada lagi kejadian serupa yang meresahkan masyarakat. (Johan/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan