Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Citanduy

infopriangan.com, BERITA BANJAR. Warga Kota Banjar, Jawa Barat, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang mengambang di Sungai Citanduy pada Jumat, (27/12/2024) sore. Penemuan ini bermula ketika salah seorang warga melihat benda mencurigakan yang hanyut di tengah sungai. Awalnya, benda tersebut dikira sampah atau batang kayu yang terbawa arus deras akibat hujan deras semalam. Namun, setelah diamati lebih dekat oleh warga yang berada di belakang pasar, mereka memastikan bahwa yang terlihat di tengah sungai bukanlah benda biasa, melainkan jasad manusia.

Kabar penemuan mayat tersebut dengan cepat menyebar di kalangan warga sekitar. Beberapa warga berkerumun di tepi sungai untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Kondisi arus sungai yang deras membuat jasad tersebut timbul tenggelam, sehingga semakin sulit untuk diidentifikasi secara jelas.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Ajat Sudrajat, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan dari warga tentang penemuan mayat tersebut.

“Awalnya, warga mengira itu hanya benda yang hanyut. Namun setelah diperiksa lebih dekat, ternyata jasad manusia,” ujar Ajat Sudrajat saat ditemui di lokasi kejadian.

Ajat menambahkan bahwa pihak BPBD bersama tim reaksi cepat langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Proses evakuasi diakui cukup sulit karena arus Sungai Citanduy yang deras. Identitas dan jenis kelamin mayat pun belum dapat dipastikan lantaran posisi tubuh yang terus bergerak mengikuti arus sungai.

“Belum bisa dipastikan apakah mayat ini laki-laki atau perempuan karena kondisinya yang terus timbul tenggelam. Kami masih berupaya untuk melakukan evakuasi,” jelas Ajat.

Sementara itu, sejumlah warga yang berada di lokasi mencoba membantu tim evakuasi dengan memberikan informasi tentang arah pergerakan mayat di sungai. Beberapa di antaranya mengaku merasa ngeri dan khawatir dengan kondisi sungai yang cukup berbahaya.

“Kami takut melihatnya. Arus sungai sangat deras, dan mayat itu terus hanyut terbawa arus,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Proses pencarian dan evakuasi terus dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD, Basarnas, serta pihak kepolisian. Mereka menyusuri sepanjang aliran sungai untuk memastikan posisi terakhir mayat sebelum dilakukan proses evakuasi.

Dari hasil pantauan di lokasi, mayat tersebut diketahui mengenakan baju berwarna merah dan memiliki rambut pendek. Namun, kondisi tubuh yang sudah mulai membengkak akibat terlalu lama di dalam air membuat identifikasi menjadi semakin sulit.

Ajat Sudrajat menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan jasad tersebut dapat segera dievakuasi dan diidentifikasi.

“Kami masih bekerja sama dengan tim gabungan untuk mengevakuasi jasad ini. Setelah berhasil dievakuasi, akan langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Warga di sekitar Sungai Citanduy diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama bagi mereka yang tinggal di bantaran sungai. Selain itu, pihak BPBD juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat sesuatu yang mencurigakan di sekitar aliran sungai

BACA JUGA: Menteri Apresiasi Program Galendo di Lapas Ciamis

“Kami harap warga tidak mendekati sungai saat arus deras seperti ini demi keselamatan bersama,” tutup Ajat.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian dan evakuasi masih berlangsung. Keberadaan mayat di Sungai Citanduy ini menambah kekhawatiran warga sekitar, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi bahaya dari arus sungai yang deras.

Penemuan mayat ini diharapkan segera menemukan titik terang, baik terkait identitas korban maupun penyebab kematiannya. Pihak kepolisian juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut setelah jasad berhasil dievakuasi. (Johan/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan