Menteri Kehutanan Kunjungi Kampung Adat Kuta Ciamis
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Ph.D., melakukan kunjungan ke Kampung Adat Kuta yang berada di Desa Karangpaningal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Kehadiran orang nomor satu di Kementerian Kehutanan ini mendapat sambutan hangat dari Camat Tambaksari, Osep, beserta jajaran pemerintahan kecamatan.
Suasana penyambutan terasa meriah dengan iringan kesenian tradisional Gondang dan Gemyung yang dimainkan oleh seniman lokal.
Raja Juli menyampaikan rasa kagumnya saat melihat langsung kondisi Kampung Adat Kuta. Menurutnya, kawasan adat tersebut memiliki kekayaan alam dan budaya yang masih terjaga dengan baik.
“Saya sangat kagum dengan keindahan alam di Kampung Kuta. Lingkungannya masih alami, tradisinya kuat, dan masyarakatnya ramah,” ujar Juli di sela kunjungannya.
Dalam kesempatan itu, ia mengunjungi sejumlah lokasi penting, mulai dari situs budaya, hutan adat yang tetap terpelihara, hingga Kampung Madu Teuweul.
Di Kampung Madu Teuweul, Raja Juli berkesempatan mencicipi rasa madu asli yang diproduksi oleh masyarakat setempat. Ia juga melakukan penanaman pohon jenis aren sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian alam.
Menteri Kehutanan menjelaskan bahwa pemerintah tengah menyiapkan program besar berupa penanaman pohon aren di berbagai wilayah Indonesia. Desa Kuta di Ciamis menjadi salah satu lokasi yang dipilih untuk program tersebut.
“Sekitar dua hingga tiga juta hektare lahan di Indonesia akan ditanami pohon aren. Desa Kuta ini termasuk dalam kawasan yang kami siapkan untuk program tersebut,” jelasnya.
Juli menambahkan, aren tidak hanya bernilai dari sisi kuliner, khususnya gula aren yang sudah terkenal, tetapi juga memiliki banyak manfaat lain. Pohon aren, menurutnya, bisa menjadi sumber ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
“Selain untuk gula, aren menyimpan banyak potensi. Ini yang ingin kita dorong agar bisa memberikan manfaat lebih luas,” kata Juli.
Sambutan hangat juga datang dari Camat Tambaksari, Osep. Ia menyebut kedatangan Menteri Kehutanan sebagai momen yang istimewa.
“Selamat datang Pak Menteri, semoga kunjungan ini membawa berkah untuk masyarakat Tambaksari,” ungkapnya.
Osep menuturkan, Tambaksari memiliki alam yang indah dan masih terjaga keasliannya. Selain itu, masyarakatnya ramah serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya. Ia berharap kehadiran menteri mampu membuka peluang pembangunan berbasis lingkungan yang tetap menjaga kearifan lokal.
Kepala Desa Karangpaningal, Ngudiarto, juga menyampaikan rasa bangga atas kunjungan tersebut. Baginya, kehadiran seorang menteri ke Kampung Adat Kuta adalah sebuah kehormatan besar bagi warga desa.
“Kunjungan Pak Menteri ke kampung kami merupakan kebanggaan tersendiri. Ini bukti bahwa desa kami memiliki perhatian dari pemerintah pusat,” ucapnya.
BACA JUGA: Maulid Nabi RW 03 Pasirdatar Hadirkan Kepedulian
Kampung Adat Kuta sendiri merupakan salah satu kampung adat di Tatar Galuh Ciamis yang masih mempertahankan tradisi leluhur sekaligus menjaga kelestarian alam. Keaslian budaya serta keindahan lingkungannya membuat kampung ini kerap menjadi tujuan penelitian, wisata budaya, maupun agenda pemerintah.
Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap terjalin sinergi antara pusat, daerah, dan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui pemanfaatan potensi alam yang berkelanjutan. (Redaksi/ infopriangan.com)

