MTsN 16 Ciamis Kolaborasi Kembangkan Eduwisata

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dukungan dunia pendidikan terhadap pengembangan desa wisata kembali terlihat di Kabupaten Ciamis. MTs Negeri 16 Ciamis yang berlokasi di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, mengambil peran penting dengan menjalin kolaborasi bersama Pemerintah Desa Bangunharja. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat program eduwisata sekaligus pelestarian seni dan budaya lokal.

Kepala MTsN 16 Ciamis, Sali, M.Pd, menegaskan bahwa pihaknya menyambut baik program yang tengah dijalankan pemerintah desa. Menurutnya, pengembangan Desa Bangunharja sebagai desa wisata bukan hanya tentang infrastruktur, melainkan juga menyangkut nilai-nilai budaya yang hidup di masyarakat.

“Kami sangat mendukung program pengembangan Desa Bangunharja sebagai desa wisata di Kabupaten Ciamis. Sepengetahuan kami, ada beberapa instrumen penting yang sedang dan akan dikembangkan, di antaranya ekonomi kreatif serta seni tradisi lokal,” ujar Sali. Jumat, (22/08/2025).

Madrasah yang ia pimpin memang memiliki visi untuk melestarikan seni, tradisi, dan budaya lokal. Misi itu dipandang sejalan dengan penguatan karakter peserta didik yang berlandaskan nilai keimanan serta ketakwaan, namun tetap berorientasi global.

“Salah satu misi MTsN 16 Ciamis adalah menjadikan seni dan budaya lokal sebagai media pembelajaran karakter yang kokoh,” jelasnya.

Dalam praktiknya, MTsN 16 Ciamis kini sedang mengembangkan beberapa inovasi pendidikan. Pertama, penguatan sistem pendidikan berbasis asrama untuk membentuk kedisiplinan siswa. Kedua, pengembangan seni tradisi dan seni religi melalui kerja sama dengan para praktisi seni di lingkungan sekitar. Ketiga, peningkatan keterampilan siswa dengan melibatkan komunitas ekonomi kreatif. Keempat, pembangunan sarana dan prasarana madrasah agar mendukung proses belajar yang lebih nyaman.

Komitmen tersebut ditunjukkan pada Kamis, 21 Agustus 2025, ketika MTsN 16 Ciamis terlibat langsung dalam kegiatan visitasi Desa Wisata Bangunharja yang digelar Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis. Dalam acara tersebut, para siswa berkesempatan menampilkan kesenian tradisional degung bersama praktisi seni lokal. Penampilan itu menjadi bukti bahwa pendidikan bisa berjalan beriringan dengan upaya pelestarian budaya.

Menurut Sali, pengalaman itu memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa. Ia menilai bahwa keterlibatan langsung dalam kegiatan seni akan melatih rasa percaya diri sekaligus memperkaya wawasan mereka tentang tradisi lokal. “Kegiatan ini menjadi pemacu semangat bagi anak-anak untuk terus mengasah keterampilan, khususnya dalam seni tradisi,” katanya.

BACA JUGA: Lapas Banjar Luncurkan Program Rehabilitasi 2025

Ke depan, MTsN 16 Ciamis berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang digagas Pemerintah Desa Bangunharja. Kolaborasi ini diyakini bisa menghadirkan manfaat ganda, baik bagi kemajuan desa wisata maupun peningkatan kompetensi peserta didik.

“Kami siap berkolaborasi dengan berbagai pihak sebagai media pembelajaran. Madrasah tidak hanya berperan mencetak generasi berilmu, tetapi juga generasi yang mampu berkontribusi untuk masyarakatnya,” tegas Sali.

Sinergi antara dunia pendidikan dan pengembangan desa wisata di Bangunharja diharapkan menjadi contoh baik bagi wilayah lain di Kabupaten Ciamis. Dengan melibatkan sekolah, komunitas seni, dan pemerintah desa, program desa wisata bukan hanya sebatas atraksi, melainkan juga sarana edukasi dan pelestarian budaya yang berkelanjutan. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan