Museum Unigal Raih NPNM, Ciamis Bangga
infopriangan.com, ADVERTORIAL. Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kebudayaan. Museum Universitas Galuh kini resmi mengantongi Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM) 32.07.U.06.0345, sebuah pengakuan negara yang menegaskan kelayakan dan profesionalitas pengelolaan museum sebagai lembaga pelestari sejarah dan budaya.
Penetapan tersebut diberikan oleh Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi di bawah naungan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, setelah melalui proses verifikasi administratif dan substantif yang komprehensif. Pemberian NPNM ini sekaligus menjadi bukti bahwa Museum Universitas Galuh telah memenuhi standar nasional sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 tentang Museum.
Sebagai institusi yang beralamat di Jalan R.E. Martadinata No.150, Desa Mekarjaya, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Museum Universitas Galuh hadir sebagai ruang edukasi sekaligus pusat pelestarian sejarah Tatar Galuh. Keberadaannya tidak hanya memperkaya khazanah kebudayaan daerah, tetapi juga memperkuat identitas lokal di tengah arus modernisasi.
Proses verifikasi yang dilakukan meliputi penilaian terhadap visi dan misi kelembagaan, kelengkapan koleksi, kelayakan bangunan, kompetensi sumber daya manusia, hingga keberlanjutan pendanaan. Seluruh aspek tersebut dinyatakan memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Permendikbudristek Nomor 24 Tahun 2022 tentang standar pendirian dan pengelolaan museum.
Rektor Universitas Galuh menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur kampus dan dukungan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Ia menegaskan bahwa museum bukan sekadar pelengkap institusi pendidikan, melainkan bagian penting dari proses pembelajaran berbasis sejarah dan budaya.
“Dengan terbitnya NPNM ini, Museum Universitas Galuh semakin kokoh sebagai pusat literasi sejarah lokal. Kami ingin museum ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat, pelajar, peneliti, dan generasi muda untuk mengenal jati diri daerahnya,” ujarnya.
Museum Universitas Galuh menyajikan beragam koleksi yang merekam perjalanan sejarah Ciamis dan kawasan Tatar Galuh. Koleksi tersebut ditata secara sistematis untuk memberikan pengalaman edukatif yang informatif dan menarik. Pengunjung tidak hanya diajak melihat artefak, tetapi juga memahami konteks sejarah di baliknya.
Pemerintah Kabupaten Ciamis turut mengapresiasi pencapaian ini sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memajukan sektor kebudayaan. NPNM menjadi pintu masuk bagi penguatan jejaring nasional, peluang kolaborasi antar museum, serta peningkatan kualitas layanan publik berbasis edukasi.
Dengan pengakuan resmi dari pemerintah pusat, Museum Universitas Galuh kini berada dalam posisi strategis untuk terus berkembang. Ke depan, museum ini diharapkan mampu menghadirkan program pameran tematik, diskusi kebudayaan, hingga kegiatan literasi sejarah yang melibatkan masyarakat luas.
Capaian ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan institusi pendidikan. Museum Universitas Galuh tidak hanya menjadi kebanggaan kampus, tetapi juga aset penting Kabupaten Ciamis dalam menjaga warisan sejarahnya secara profesional dan berkelanjutan.
Melalui NPNM 32.07.U.06.0345, Museum Universitas Galuh menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang belajar, ruang refleksi, dan ruang apresiasi budaya bagi generasi hari ini dan masa depan. (Dena A Kurnia).

