Musyawarah Desa Tingkatkan Kesadaran Membayar PBB

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah desa di Kabupaten Ciamis terus berupaya meningkatkan kesadaran warga untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar musyawarah bersama RT, BPD, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Dalam musyawarah tersebut, berbagai pandangan dan masukan disampaikan untuk mencari solusi terbaik.

Suasana musyawarah berlangsung akrab, terlebih karena diselingi makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan persatuan.

Seorang tokoh masyarakat mengatakan, kegiatan ini sangat penting agar masyarakat paham kewajiban mereka.

“Kalau kita saling mendukung, tujuan pembangunan desa akan lebih mudah tercapai,” ungkapnya.

Dalam diskusi tersebut, pemerintah desa memaparkan target capaian Desa Margaharja. PBB yang sudah mencapai 60% hingga saat ini.

“Alhamdulillah, tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2023, masih banyak kendala, tetapi kini masyarakat lebih sadar akan pentingnya membayar PBB,” kata Kepala Desa Margaharja, Warto.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menabung secara mandiri guna mempersiapkan pembayaran PBB. Salah seorang ketua RT menuturkan, dirinya selalu mengingatkan agar setiap warga menyisihkan setiap penghasilanya untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Kami selalu mengingatkan warga agar menyisihkan uang sedikit demi sedikit. Ketika waktu pembayaran tiba, mereka sudah siap tanpa merasa terbebani.” kata Warto.

Rencana launching pembayaran PBB dijadwalkan pada bulan Maret 2025. Kepala desa menargetkan bahwa proses penarikan dana harus selesai sebelum 15 Februari 2025. Dengan begitu, saat launching, semua persiapan administrasi sudah rampung.

“Kalau semua warga berpartisipasi, saya yakin target 100% bisa tercapai. Ini bukan hanya soal pajak, tapi juga tentang kesadaran kita membangun desa bersama-sama,” ujar Warto.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk lebih memahami manfaat dari pembayaran pajak. Pemerintah desa menjelaskan bahwa dana PBB akan digunakan untuk pembangunan fasilitas umum, seperti perbaikan jalan, penyediaan air bersih, dan program sosial lainnya.

Sementara seorang warga yang yang dikonfirmasi infopriangan.com di tempat terpisah mengatakan awalnya tidak mengetahui PBB dan manfaatnya, tapi setelah pihak desa sering melakukan sosialisasi tentang hal itu kini dirinya faham manfaat melunasi PBB.

“Dulu saya tidak terlalu paham soal PBB, tapi setelah dijelaskan begini, saya jadi tahu kalau pajak itu penting untuk desa kita. Saya setuju kalau kita semua harus disiplin membayar,” ucapnya.

BACA JUGA: Puskesmas Sukadana Gelar Program Baru

Dengan pendekatan persuasif dan penuh kebersamaan, pemerintah desa optimis kesadaran warga akan terus meningkat.

Melalui langkah ini, diharapkan tidak hanya target pajak yang tercapai, tetapi juga tercipta rasa tanggung jawab bersama untuk memajukan desa. Kepala desa pun menutup musyawarah dengan pesan sederhana,

“Mari kita jadikan ini sebagai langkah awal untuk perubahan besar. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan membangun desa ini,” pungkasnya. (Ujang Aep/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan