Musyawarah Seniman DKG Dorong Arah Seni Garut

infopriangan.com, BERITA GARUT. Dewan Kesenian Garut (DKG) menggelar Musyawarah Seniman ke-5 Tahun 2026 di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pelaku seni untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, sekaligus merumuskan arah pengembangan kesenian di Kabupaten Garut ke depan.

Musyawarah tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, jajaran pengurus DKG, serta perwakilan seniman dari berbagai cabang seni. Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan komitmen dalam mendukung keberlanjutan ekosistem seni dan budaya di Garut.

IMG-20260217-WA0014
IMG-20260226-WA0063
IMG-20260311-WA0097
IMG_20260312_050302

Dalam sambutannya, Beni Yoga Gunasantika mengungkapkan rasa bangganya atas capaian Kabupaten Garut yang kini diakui sebagai salah satu dari enam besar kabupaten kreatif di tingkat nasional. Ia menyebutkan bahwa Garut kini sejajar dengan daerah-daerah yang memiliki reputasi kuat di sektor ekonomi kreatif.

“Jadi kita bersanding dengan Buleleng, Yogyakarta, Jakarta Selatan, dan Kabupaten Karawang. Kalau dilihat dari prestasi kita, saya kira ini sangat luar biasa,” ujar Beni.

Beni berharap geliat seni dan budaya di Kabupaten Garut dapat terus berkembang dan semakin berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.

Beni menegaskan bahwa seni dan budaya merupakan identitas peradaban bangsa yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Garut berencana memberikan apresiasi khusus kepada para pelaku seni yang selama ini konsisten menjaga dan melestarikan marwah budaya daerah. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi seniman dalam merawat warisan budaya lokal.

Lebih lanjut, Kepala Disparbud berharap Musyawarah Seniman ke-5 ini mampu menghasilkan kerangka kerja terbaik yang berdampak nyata bagi pengembangan kesenian di Kabupaten Garut. Ia menilai forum musyawarah menjadi ruang strategis untuk menyatukan gagasan, menyusun program, serta memperkuat sinergi antara seniman dan pemerintah.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Garut, Anting Irawan, menjelaskan bahwa musyawarah ini bertujuan untuk menetapkan kepengurusan DKG masa bakti 2026–2030. Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat tata kelola organisasi kesenian agar lebih profesional dan tertib administrasi.

“DKG adalah rumahnya para pelaku seni dalam mengoordinir induk-induk organisasi dan mengatur administrasi tentang induk-induk organisasi,” jelas Anting.

Ia menekankan pentingnya legalitas formal bagi setiap organisasi maupun sanggar seni yang bernaung di bawah DKG sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

BACA JUGA: ASN Kabupaten Ciamis Bangun Budaya Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan

Anting menambahkan bahwa dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, DKG membawahi sejumlah komite kesenian. Komite-komite tersebut mencakup berbagai cabang seni, di antaranya Komite Musik, Gamelan Tembang Sunda Cianjuran, Lengser Garut, Silat, Tari, Teater, Komedi, Pelukis, Sastra, Bahasa, dan Film.

Melalui kepengurusan yang baru, Anting berharap DKG dapat bekerja secara profesional, memiliki tanggung jawab yang tinggi, serta mampu menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya pelestarian dan pengembangan kekayaan seni budaya Garut. Ia optimistis, sinergi yang kuat akan membawa kesenian Garut semakin dikenal di tingkat regional maupun nasional. (Liklik)

Bagikan dengan :
IMG-20260217-WA0014
IMG-20260226-WA0063
IMG-20260311-WA0097
IMG_20260312_050302

Tinggalkan Balasan

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan