Operasi Katarak Gratis Sambut Hari Lansia dan HUT Ciamis ke-383

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat, khususnya lansia, melalui program operasi katarak gratis yang digelar Kamis (12/06/2025) di Puskesmas Cisaga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (Halun) dan Hari Jadi Kabupaten Ciamis yang ke-383.

Tidak sekadar seremoni, program ini menjadi bentuk nyata aksi sosial pemerintah daerah bekerja sama dengan Dinas Sosial, seluruh UPTD Puskesmas se-Kabupaten Ciamis, Rumah Sakit Mata Cicendo, serta organisasi profesi Perdami (Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia) Jawa Barat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Eka Permana Okta Viana, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjangkau masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak namun tidak memiliki akses atau kemampuan finansial untuk menjalani operasi.

“Ini bukan sekadar kegiatan simbolis. Kami ingin menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Katarak bukan hanya soal penglihatan, tapi juga soal kualitas hidup. Dan ini terutama dirasakan oleh lansia,” kata Eka saat ditemui di lokasi kegiatan.

Pendaftaran dibuka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis melalui puskesmas setempat. Tercatat, sebanyak 264 orang mendaftar untuk mengikuti program ini. Namun, setelah proses skrining kesehatan, hanya 237 orang yang dinyatakan memenuhi syarat awal untuk menjalani operasi.

“Dari 237 itu, ada yang tidak bisa langsung dioperasi karena memiliki riwayat penyakit penyerta seperti darah tinggi dan diabetes yang tidak terkontrol,” ujar Eka.

Eka juga menekankan pentingnya kondisi kesehatan umum sebagai syarat utama pelaksanaan operasi katarak.

Akhirnya, dari seluruh proses skrining dan pemeriksaan lanjutan, sebanyak 195 pasien dinyatakan lolos dan berhasil menjalani operasi. Jumlah ini melampaui target minimal dari Kementerian Sosial yang hanya menetapkan 150 pasien.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi dan capaian kita melampaui ekspektasi nasional. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan operasi katarak sangat mendesak,” tegasnya.

Salah satu pasien yang berhasil menjalani operasi adalah Ibu Enah (70), warga Kecamatan Lakbok. Ia mengaku sudah hampir tiga tahun mengalami gangguan penglihatan, namun tidak bisa menjalani operasi karena keterbatasan biaya.

“Kalau ke rumah sakit swasta biayanya mahal, saya nggak sanggup. Alhamdulillah sekarang dibantu pemerintah, saya bisa operasi gratis,” kata Enah dengan mata berkaca-kaca.

Pelaksanaan operasi ditangani langsung oleh sekitar 20 dokter spesialis mata dari Rumah Sakit Mata Cicendo dan Perdami Jawa Barat. Kehadiran tim medis berpengalaman ini menjadi bukti keseriusan panitia dalam menjamin kualitas layanan.

Meski berjalan sukses, kegiatan ini sekaligus membuka fakta bahwa masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan akses kesehatan mata yang layak. Pemerintah daerah diharapkan tak hanya berhenti pada kegiatan tahunan seperti ini, tetapi mulai memikirkan program jangka panjang dan berkelanjutan, seperti pemeriksaan mata berkala dan penyuluhan kesehatan visual di tingkat desa.

Pakar kesehatan masyarakat dari salah satu perguruan tinggi di Jawa Barat menilai, kegiatan seperti ini penting namun harus disertai komitmen sistematis dari pemerintah.

“Kalau hanya dilakukan saat hari jadi atau momen tertentu, dampaknya terbatas. Harus ada integrasi dalam sistem pelayanan dasar,” ujarnya saat dimintai tanggapan.

Sementara itu, masyarakat berharap agar kegiatan semacam ini terus digelar secara berkala dan menyeluruh, tak hanya menjangkau kota kecamatan tetapi hingga pelosok desa.

Pemerintah Kabupaten Ciamis dinilai telah memberikan langkah konkret dalam pelayanan publik, namun tantangan ke depan adalah konsistensi dan pemerataan akses.

BACA JUGA: SMP IT Binaul Huda Buka Peserta Didik Baru

“Jangan hanya saat hari jadi saja rakyat diingat. Kami berharap perhatian ini berkelanjutan,” ujar seorang warga yang mengantar ibunya operasi.

Dengan angka 195 pasien yang berhasil dioperasi secara gratis, Pemerintah Kabupaten Ciamis patut diapresiasi. Namun harapan masyarakat tetap sama: program seperti ini jangan hanya jadi seremonial tahunan. Sudah saatnya, kesehatan masyarakat terutama lansia menjadi prioritas utama, bukan hanya saat hari peringatan tiba. (Kusmana, infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan