Pandemi Covid-19 Dirasakan Pedagang Daging Ayam
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Masa pandemi Covid -19 masih saja belum berakhir, tentu saja hal ini berdampak pada perekonomian masyarakat, salah satunya dirasakan oleh sejumlah pedagang ayam goreng yang ada di Kabupaten Ciamis.
Seperti yang dirasakan oleh Iwan Setiawan, seorang pedagang fried chicken yang biasa mangkal di pertigaan Maleber. Dulu Ia bisa menghabiskan 90 ekor ayam perhari, namun sekarang hanya 35 ekor saja.
Menurut Iwan, sekarang ini pembeli berkurang, sehingga omset penjualan pun menurun drastis. Sebelum pandemi bisa satu kuintal daging ayam terjuak. Kini setengahnyapun tidak.
“Mungkin pedagang yang lainya juga sama merasakan dampak pandemi ini. Awalnya saya sendiri punya karyawan delapan orang, sekarang yang bertahan tinggal empat orang,” ujarnya.
Kendati demikian, Iwan bersyukur sampai detik ini masih bisa bertahan dengan kondisi ekonomi yang belum setabil. Ditambah harga bahan baku yang terus mengalami kenaikan seperti halnya daging ayam.
“Saya hari ini mendapat harga ayam dua puluh tiga ribu / kg. Biasanya di angka lima belas ribu, terus ditambah harga telur ada kenaikan seribu per kg nya, semntara bahan baku yang lain masih setabil,” ungkapnya.
“Alhamdulillah saya tidak sampai gulung tikar dan masih kuat bertahan jualan sampai saat ini,” pungkasnya. (Saripudin/IP)

