Panwas dan PPK Sukadana Lakukan Sosialisasi Pemilu 2024

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Panwaslu Kecamatan Sukadana dan Panitia Pemilihan Kecamatan Sukadana melakukan sosialisasi bersama sebagai wujud sinergitas dalam melaksanakan tugasnya pada setiap tahapan pemilu. Ada beberapa poin dalam sosialisasi yang dilaksanakan.
1. Menjaga hak pilih masyarakat dalam tahapan DPSHP.
2. Mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pengawasan Pemilu untuk mencegah terjadinya pelanggaran dan konflik akibat beda pilihan.
3. Pentingnya pemilu bagi masyarakat agar mampu memilih pemimpin dan wakil masyarakat yang amanah.
4. Selalu berkordinasi dan bekerjasama dengan lembaga pemerintah tingkat kecamatan, tokoh ulama, tokoh masyarakat dan ormas. Agar tercipta Sukadana yang kondusif. Sehingga tahapan pemilu berjalan lancar, bersih, bermoral dan berintegritas.

Ketua Panwas, Kecamatan Sukadana, Yoyo mengatakan, sosialisasi yang dilakukan bersama agar pemilih pemula bisa menerima informasi secara merata terkait Pemilu. Sehingga partisipasi politik meningkat.

“Disinilah kita berperan, terutama dalam kaitannya dengan pelayanan informasi pemilu kepada masyarakat. Hal tersebut tentunya akan berdampak pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu,” kata Yoyo.

Yoyo juga mengatakan, ada beberapa bentuk pengawasan partisipatif yang akan dilakukan Panwas Kecamatan Sukadana.

– Tidak melakukan keberpihakan yang menguntungkan atau merugikan Peserta Pemilu.
– Tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan Pemilu.
– Mendorong terwujudnya suasana yang kondusif bagi Penyelenggaraan Pemilu yang aman, damai, tertib dan lancar.
– Mencegah terjadinya konflik.
– Menjadikan pemilu berintegritas.
– Meningkatkan kwalitas demokrasi.
– Mendorong tingginya partisipasi publik.
– Membentuk karakter dan kesadaran politik masyarakat.

Yoyo juga mengajak kepada masyarakat agar menolak politik pragmatis atau politik uang.

“Mari kita menjunjung tinggi pemilu yang demokratis mulai dari pencegahan maupun penindakan ketika ada masalah dalam mekanisme,” jelasnya.

Ditempat yang sama Ketua PPK Kecamatan Sukadana, Rizki Nugraha, menjelaskan dari total jumlah penduduk Kecamatan Sukadana, di Pemilu 2019 kesadaran untuk ikut dalam partisipatif pencoblosan mencapai 80℅ dan di tahun 2024 kita tingkatkan menjadi 90℅.

“Ini tentu tugas berat untuk kita di Kecamatan Sukadana, kita akan berusaha. Minimal akan kita pertahankan yang 80℅. Tapi saya yakin akan tercapai. Suara kita menentukan masa depan bangsa,” ujarnya.

Lanjut Rizki, Pemilu merupakan salah satu indikator negara yang demokratis, sehingga pelaksanaan Pemilu menjadi tanggungjawab bersama sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

BACA JUGA: KA Ekonomi dan Eksekutif Akan Berhenti di Stasiun Ciamis

“Pemilu adalah salah satu indikator negara demokratis, karena salah satu ukuran negara itu demokratis atau tidak adalah suksesi bisa dilaksanakan secara periodik dan secara damai. Suksesi periodi, tetapi juga aspiratif, terbuka, bebas, tidak ada tekanan, intimidasi, kecurangan, maupun penyimpangan. Tanggungjawab kita semua, mari kita berperan sesuai posisi kita, sesuai tugas dan tanggungjawab masing-masing,” pungkasnya.

Rizki mengajak semua elemen di Sukadana untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat luas dengan pendidikan dan pencerahan yang baik tentang Pemilu. (Eddi/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan