Pedagang Cendol Mati Dipatuk Ular Berbisa
infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Nasib naas menimpa seorang pedagang cendol Emuh pria berusia 74 tahun itu dilaporkan meninggal dunia Sabtu (11/01/2020). Emuh mati di duga di patuk ular berbisa.
Korban yang kesehariannya berjualan cendol, merupakan warga Kampung Awiluar, RT 01, RW 02, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya.
Berdasarkan Informasi yang di dapat di Lokasi sekitar pukul 11.00 WIB, korban saat itu sedang mencangkul di sawah kerabatnya di Kampung Ciwidey, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu.
“Saat itu cangkul bapak kena ekor ular warna hitam. Ularnya seukuran jari tangan, karena ekor kena pacul kepala ular berbisa berbalik dan mematuk betis kanan kaki bapak”. Kata Jafar Sidik anak kelima korban kepada infopriangan.com di rumah duka.
“Hari Jum’at tubuh bapak demam dan sempat muntah-muntah. Lalu dibawa ke dokter,” bebernya.
Karena tak kunjung sembuh, akhirnya Sabtu (11/1) pagi, bapak dibawa pihak keluarga ke IGD RSUD dr Soekardjo untuk dirawat.
Korban sempat dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soekarjo, Kota Tasikmalaya.
“Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, lalu bapak dirawat di ruang melati. Sekitar pukul 17.00 WIB, bapak meninggal dunia,” imbuhnya.
Selanjutnha, pihak keluarga segera membawa jenazah korban ke rumah duka. Setelah dimandikan dan disalatkan di masjid dekat rumahnya, selang beberapa jam korban dimakamkan di pemakaman Tonjong.
“Bapak ini dimakamkan pukul 23.00 WIB,” pungkasnya. (Aa Fauzy/IP)

