Pembangunan Gedung Koperasi KDMP Bangunharja Mulai
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, memastikan bahwa pembangunan Gedung Koperasi KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) akan segera dimulai dalam waktu dekat. Kepastian itu disampaikan oleh Kepala Desa Bangunharja, Carikin, yang menegaskan bahwa kehadiran gedung koperasi merupakan bagian dari komitmen desa untuk memperkuat ekonomi lokal.
Carikin menjelaskan bahwa pembangunan akan memanfaatkan tanah milik desa yang telah disiapkan sejak beberapa waktu lalu. Ia mengatakan bahwa koperasi harus menjadi fasilitas ekonomi yang benar-benar berfungsi, bukan hanya sekadar papan nama. “Kami ingin memastikan fasilitas ekonomi di desa ini semakin lengkap. Koperasi Merah Putih harus menjadi wadah yang bermanfaat bagi warga,” ujarnya.
Menurut Carikin, koperasi dirancang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Di dalamnya akan ada layanan penyediaan kebutuhan dasar, akses permodalan, hingga ruang bagi warga yang ingin mengembangkan usaha mikro. Ia menilai banyak warga yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan ekonomi yang mudah dan terjangkau. “Dengan adanya gedung koperasi, pelayanan akan lebih terstruktur. Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaatnya,” kata dia.
Selain fungsi pelayanan, pemerintah desa memandang koperasi sebagai ruang edukasi ekonomi. Warga nantinya dapat belajar mengenai prinsip kebersamaan, kemandirian, dan pengelolaan keuangan dasar. Carikin menegaskan bahwa koperasi sejatinya merupakan instrumen pemberdayaan masyarakat. “Kalau dikelola dengan baik, masyarakat akan mendapatkan ilmu sekaligus manfaat ekonomi,” ujarnya.
Namun, Carikin mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi tidak ditentukan oleh fisik bangunan semata. Pemerintah desa menekankan pentingnya pengelolaan profesional, transparan, dan melibatkan warga secara aktif. Karena itu, sebelum pembangunan dimulai, desa telah melakukan penyusunan kebutuhan, konsultasi dengan pendamping desa, serta koordinasi bersama tokoh masyarakat untuk memastikan arah kebijakan berjalan tepat.
Keterlibatan warga, menurut Carikin, menjadi kunci keberlanjutan. Ia mengatakan bahwa pemerintah desa membuka ruang dialog bagi masyarakat. “Kami ingin masyarakat merasa memiliki. Koperasi ini bukan milik pemerintah desa saja, tetapi milik semua warga Bangunharja,” ucapnya.
Pembangunan gedung ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru, terutama bagi warga yang memiliki kemampuan di bidang administrasi, manajemen, dan pelayanan konsumen. Pemerintah desa juga berkomitmen memberikan pelatihan kepada calon pengurus agar koperasi dapat berjalan sesuai standar pelayanan yang profesional.
Dalam kesempatan tersebut, Carikin mengingatkan agar pembangunan tidak hanya berhenti pada seremoni. Evaluasi berkala harus dilakukan untuk menghindari nasib koperasi-koperasi lain yang melemah akibat manajemen tidak disiplin. “Kalau ada yang kurang, kita perbaiki. Jangan sampai koperasi hanya kuat di awal, tetapi melemah di tengah jalan,” tegasnya.
BACA JUGA: DBS dan Duitin Luncurkan Program Pengelolaan Sampah Ciamis
Selain memperkuat sektor ekonomi, desa juga membuka peluang kolaborasi dengan lembaga pendidikan, pelaku usaha lokal, hingga mitra program seperti SPPG/Dapur MBG. Ia berharap koperasi kelak menjadi mitra yang mampu menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Pemerintah desa memastikan bahwa seluruh proses akan dilakukan secara transparan, bertahap, dan diawasi masyarakat. Langkah itu menjadi bagian dari komitmen desa untuk mewujudkan pembangunan yang memiliki arah jelas, manfaat nyata, serta akuntabilitas publik yang kuat. (Dena A Kurnia)

