Pembangunan Sekolah Tanpa Papan Proyek di SMPN 3 Cisaga Menjadi Sorotan

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Kasus pembangunan sekolah tanpa papan proyek sering menimbulkan pertanyaan terkait transparansi penggunaan anggaran publik. Dalam setiap proyek yang didanai oleh pemerintah, pemasangan papan proyek merupakan kewajiban yang bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat.

Papan tersebut memuat rincian seperti nama proyek, sumber dana, nilai anggaran, pelaksana proyek, dan jangka waktu pengerjaan. Ketidakhadiran papan proyek membuat masyarakat kesulitan memantau pelaksanaan proyek.

Seorang pekerja yang ditemui di lokasi proyek SMPN 3 Cisaga mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui alasan ketiadaan papan proyek.

“Saya hanya pekerja, Pak. Coba tanya ke pihak sekolah,” katanya ketika ditanya oleh wartawan.

Hal serupa juga disampaikan oleh pihak sekolah, yang juga kebingungan mengapa proyek besar seperti ini tidak disertai papan informasi.

Menurut keterangan seorang guru di SMPN 3 Cisaga, sekolah juga merasa bingung terkait ketiadaan papan proyek tersebut.

“Kami tidak tahu, Pak. Ini proyek besar, tapi kenapa tidak ada papan proyek, saya sendiri tidak mengerti,” ujar guru tersebut. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi penyalahgunaan anggaran.

Prima Pribadi, dari Masyarakat Peduli Ciamis, menegaskan bahwa ketiadaan papan proyek dalam pembangunan yang didanai negara bisa memicu kecurigaan. Ia menilai bahwa transparansi adalah hal yang wajib dalam proyek pemerintah.

“Jika tidak ada papan proyek, masyarakat tidak bisa mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas proyek tersebut,” tegasnya.

Prima juga mengingatkan bahwa ketidakpatuhan terhadap pemasangan papan proyek dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

“Berdasarkan peraturan, papan proyek harus dipasang dalam setiap proyek pemerintah. Jika tidak, pelaksana proyek dapat dilaporkan ke pihak berwenang seperti inspektorat atau KPK,” jelasnya. Ia meminta masyarakat aktif mengawasi setiap proyek pemerintah.

Selain transparansi, pemasangan papan proyek juga merupakan upaya untuk memastikan bahwa pelaksanaan proyek berjalan sesuai dengan aturan. Dengan adanya papan proyek, masyarakat dapat mengetahui informasi penting terkait proyek, termasuk sumber dana dan batas waktu pengerjaan. Hal ini membantu dalam pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran negara.

Kabid SMP Dinas Pendidikan Ciamis, Aris Gunanto, menyatakan bahwa pihak dinas telah memberikan arahan kepada pelaksana proyek SMPN 3 Cisaga. Ia menegaskan pentingnya pemasangan papan proyek dan penggunaan alat pelindung diri (APD) selama pelaksanaan proyek.

“Kami sudah memberikan arahan agar aturan tersebut dipatuhi,” ujar Aris.

Aris juga menekankan bahwa dinas melakukan pengawasan rutin terhadap proyek-proyek pembangunan sekolah, termasuk SMPN 3 Cisaga.

“Kami secara berkala datang ke sekolah untuk memantau jalannya proyek. Meski sudah ada pengawas di lapangan, kami tetap memantau secara langsung,” katanya.

Lebih lanjut, Aris berharap agar proyek pembangunan SMPN 3 Cisaga dapat selesai tepat waktu sesuai dengan target. Proyek tersebut dijadwalkan rampung pada 14 November, dengan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 1,043 miliar.

“Kami berharap semuanya berjalan sesuai jadwal,” tutup Aris.

Dalam hal ini, masyarakat diharapkan terus aktif berperan serta dalam pengawasan proyek-proyek yang didanai oleh uang negara. Jika ditemukan adanya kejanggalan, seperti ketiadaan papan proyek, masyarakat berhak meminta klarifikasi kepada pihak terkait, termasuk dinas pendidikan atau kontraktor yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

BACA JUGA: Defisit Anggaran Pangandaran Akibat Tata Kelola yang Buruk

Dengan adanya pengawasan dari masyarakat, tata kelola proyek yang bersih dan transparan diharapkan dapat tercapai. Prima menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap hak mereka untuk mengetahui asal-usul dana dalam proyek pembangunan.

“Transparansi adalah kunci dalam mencegah penyalahgunaan anggaran publik,” katanya. (Kusmana/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan