Pemilihan Ketua PGRI Ciamis Makin Dinamis, Aris Maju
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemilihan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis periode mendatang mulai menunjukkan dinamika politik yang menarik.
Salah satu kandidat, Aris Gunarto, mulai melakukan safari politik atau roadshow ke sejumlah kecamatan, termasuk ke Kecamatan Rancah yang di fampingi.Didampingi Kasi Pesdik SD (Ely Mulyaningsih), Ngalimun (Pengawas SD), Ngabdul Salam (Kepala SMPN 1 Lakbok pada Sabtu, (31/5/2025).
Dalam kunjungannya, Aris menegaskan komitmennya untuk maju sebagai calon ketua demi menjaga semangat demokrasi dalam organisasi profesi guru.
“Saya bukan mencari kemenangan mutlak. Yang penting, jangan sampai hanya ada satu calon. Itu tidak sehat dalam organisasi yang besar seperti PGRI,” kata Aris dalam pertemuan dengan para guru. “
Aris Gunarto, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, menyampaikan bahwa keputusannya maju bukan muncul secara tiba-tiba. Aris menyebut adanya dorongan dari berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Pendidikan, agar pemilihan tidak berlangsung secara aklamasi.
Menurut Aris, awalnya hanya ada satu nama dari unsur SMP yang mendaftarkan diri. Hal itu memicu kekhawatiran akan minimnya partisipasi dan perwakilan yang merata.
“Pak Kadis saat itu merasa bahwa PGRI seolah hanya bagian dari dinas, padahal ini organisasi profesional yang harus netral dan demokratis,” ujar Aris.
Situasi itu membuat dinas pendidikan mencoba mendorong munculnya calon lain dari unsur guru SD. Namun, meski sudah dilakukan komunikasi intensif dengan para Korwil, Ketua K3S, hingga pengawas, belum ada nama baru yang benar-benar siap maju.
“Sampai akhirnya, kami diminta untuk mencari alternatif. Beberapa rekan sudah mendekati masa pensiun dan tidak ingin aktif lagi di organisasi. Saya yang masih aktif dan mendapat restu, akhirnya memutuskan untuk maju,” ungkap Aris.
Kehadiran Aris di Rancah tepatnya di Warung Bakso Sari Lio tidak sendirian. Ia didampingi oleh Kepala Bidang PNFI, Elly, yang turut memberi penegasan bahwa PGRI bukan hanya wadah berkumpul, tetapi juga sarana optimalisasi potensi dan solidaritas guru lintas jenjang.
“PGRI itu milik bersama. Kami di PSLCC melihat potensi luar biasa dari anggota baru, terutama dari unsur P3K. Sayang kalau tidak diorganisir dan tidak merasa memiliki PGRI,” ujar Elly di hadapan para peserta.
Elly juga menjelaskan bahwa PSLCC (PGRI Smart Learning and Creative Center), tempatnya berkiprah, selama ini aktif dalam pengembangan SDM guru dan digitalisasi pendidikan. Menurutnya, keterlibatan mereka dalam mendukung Aris bukan semata karena kedekatan pribadi, melainkan karena rekam jejak dan visi Aris yang dinilai sejalan dengan arah penguatan organisasi.
“Saya sendiri tidak pernah bercita-cita masuk bursa PGRI. Tapi karena amanat almarhum mantan ketua, saya belajar dan paham bahwa organisasi ini harus dijaga bersama-sama,” tutur Elly.
Aris pun menegaskan bahwa ia tidak sedang menjalankan misi pribadi. Ia hanya menjawab panggilan untuk menjaga nilai-nilai kolektif dalam organisasi profesi.
“Kalau saya tidak didukung, tentu saya tidak akan berdiri di sini. Kalau saya jelek, saya yakin Pak Kadis tidak akan izinkan saya maju,” katanya dengan nada tegas.
Elly juga menyebut bahwa keikutsertaannya didasarkan pada niat baik dan ingin berjuang bersama seluruh elemen guru.
“Saya sadar, tanpa dukungan Bapak-Ibu, saya tidak akan berarti apa-apa. Saya butuh doa dan restu agar proses ini berjalan sehat, adil, dan tetap mengedepankan etika,” tambahnya.
BACA JUGA: PDIP Banjar Peringati Hari Lahir Pancasila Secara Khidmat
Menanggapi dinamika yang terjadi, sejumlah peserta pertemuan di Rancah mengapresiasi keberanian Aris untuk maju.
“Yang penting, calon punya visi. Bukan hanya sekadar tampil, tapi membawa harapan dan perubahan,” ujar salah tokoh PGRI Ciamis.
Pemilihan Ketua PGRI Ciamis mendatang tampaknya akan menjadi momentum penting, bukan hanya bagi calon yang bertarung, tapi juga bagi ribuan guru yang berharap organisasi ini kembali menjadi rumah besar yang solid dan profesional.(Gani/ infopriangan.com)

