Pemilihan Putra Putri Batik Ciamis Digelar Lagi

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemilihan Putra Putri Batik Kabupaten Ciamis 2025 kembali digelar sebagai ajang tahunan yang bertujuan melestarikan warisan budaya lokal. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga eksistensi Batik Ciamisan yang telah menjadi identitas budaya masyarakat Tatar Galuh.

Diselenggarakan oleh Sanggar Kresida, event ini sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaan. Tahun ini, acara berlangsung pada Minggu, 15 Juni 2025, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, bersamaan dengan kegiatan Pasanggiri Ujang Nyai.

“Pemilihan Putra Putri Batik bukan sekadar lomba modeling, tetapi ajang mencari generasi muda yang peduli terhadap nilai-nilai budaya lokal,” ujar panitia pelaksana dari Gerak Mentasi.

Menurutnya, generasi muda perlu terus dikenalkan pada batik sebagai warisan budaya yang tak lekang oleh waktu. Ia menekankan bahwa batik bukan hanya bagian dari pakaian tradisional, tapi juga simbol jati diri bangsa.

“Zaman sekarang, budaya kita mulai tergerus digitalisasi. Banyak anak muda lebih mengenal budaya luar daripada kekayaan budaya sendiri,” ungkapnya. Karena itu, kami ingin agar melalui kegiatan ini, mereka bisa bangga mengenakan batik dan mengenal makna di balik motif-motifnya,” ungkapnya

Batik Ciamisan sendiri dikenal memiliki motif khas yang sarat nilai filosofis dan mengangkat kekayaan lokal, seperti flora-fauna, sejarah, dan kearifan masyarakat Galuh.

Para peserta dalam ajang ini berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Ciamis. Mereka tidak hanya tampil dalam balutan busana batik, tetapi juga mengikuti sesi wawasan budaya dan uji keterampilan komunikasi. Hal ini bertujuan agar Putra dan Putri Batik terpilih benar-benar siap menjadi duta budaya yang mampu mengedukasi masyarakat.

Nantinya, duta terpilih akan mewakili Kabupaten Ciamis dalam berbagai kegiatan promosi budaya dan pariwisata, baik di tingkat lokal maupun regional.

Salah satu peserta mengungkapkan kegembiraannya bisa terlibat dalam ajang ini.

“Saya ingin membuktikan bahwa anak muda bisa tampil keren dengan batik. Kita harus bangga dengan budaya sendiri,” ujarnya.

Ajang ini juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk pelaku seni, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus digelar dan dikembangkan menjadi bagian dari program edukasi budaya di sekolah-sekolah.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan berdampak pada sektor ekonomi kreatif, khususnya para perajin batik lokal. Dengan meningkatnya minat generasi muda terhadap batik, maka produksi dan permintaan batik Ciamisan diharapkan ikut meningkat.

BACA JUGA: Kapolres Ciamis Ajak Masro Kunjungi Mapolres Ciamis

Panitia pelaksana berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk lebih aktif melibatkan generasi muda dalam pelestarian budaya.

“Batik adalah warisan bangsa, dan tugas kita menjaganya tetap hidup,” tutup Gerak.

Pemilihan Putra Putri Batik Ciamis bukan hanya tentang siapa yang menang, melainkan tentang siapa yang siap menjadi pelopor dan penjaga budaya lokal di era modern ini. (Yana, infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan