Pemkab Bersama Ombudsman Gelar Peningkatan Kapasitas Bagi 94 UPP Ciamis
infopriangan.com, BERITA CIAMIS.
Pemkab Ciamis bersama Ombudsman Jawa Barat menggelar Peningkatan Kapasitas bagi petugas layanan dan pengelola pengaduan di lingkup Pemkab Ciamis.
Acara yang berlangsung di Aula Setda Ciamis. Selasa, 06/02/2024 diikuti oleh 94 Unit Pelayanan Publik (UPP) yang terdiri dari 55 Perangkat Daerah, dua RSUD dan 37 Puskesmas dengan total peserta sebanyak 227 orang.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan teknis terkait ruang lingkup pelayanan publik dan pengelolaan pengaduan.
Pemkab Ciamis selama ini khususnya dalam peningkatan pelayanan publik telah mendapat apresiasi dan penghargaan dari berbagai lembaga. Salah satunya penghargaan Kualitas Tertinggi dari Ombudsman RI pada tahun 2023 dengan nilai tinggi sebesar 95,32.
Dalam sambutannya Bupati Herdiat mengatakan, pentingnya layanan publik sebagai dasar pelayanan ASN, menekankan bahwa pelayanan yang baik kepada masyarakat adalah prioritas utama.
“Dari dulu saya senantiasa mengingatkan, layani masyarakat dengan baik, jangan malah minta dilayani,” tegas Bupati, menekankan komitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Bupati berharap dalam situasi apapun agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, khususnya bagi garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
“Kerja keras kita telah membuahkan hasil dan mendapatkan penghargaan dari berbagai lembaga setiap tahunnya,” ujarnya.

Peningkatan kualitas pelayanan menjadi bukti nyata kesungguhan dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Bupati meminta agar upaya tersebut terus meningkat, terutama dalam pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan.
BACA JUGA: Jelang Pelaksanaan Pemilu Sejumlah Pimpinan di Pangandaran Gelar Rakor Pemilu
“Beberapa tahun lalu, kita sering menerima pengaduan dari masyarakat terkait buruknya pelayanan. Alhamdulillah, saat ini terjadi perubahan signifikan dan kita meraih penghargaan sebagai apresiasi atas kerja keras ASN, non-ASN, dan perangkat desa,” ungkapnya.
Bupati menutup pernyataannya dengan mengapresiasi respon cepat dari semua pihak yang turut berkontribusi dalam perubahan positif ini. (Eddy Supriatna/IP)

