Pemkab Garut Jadikan Pendidikan Prioritas Utama

infopriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa berbagai program tengah digencarkan untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerahnya.

Penegasan itu disampaikan saat ia membuka Seminar Pendidikan bertema “Guru Bahagia, Pembelajaran Berkualitas: Strategi Meningkatkan Kesejahteraan dan Kreativitas Guru dalam Pembelajaran Triful” yang digelar di Tarogong Kidul. Rabu, (17/9/2025).

Dalam sambutannya, Syakur menjelaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru. Menurutnya, kualitas guru merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembelajaran yang bermutu. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Garut menyiapkan pelaksanaan Uji Kompetensi Guru Bahasa Indonesia (UKBI) untuk sekitar 1.700 guru di tingkat sekolah dasar dan menengah.

“Kami ingin meyakinkan bahwa guru di Kabupaten Garut memiliki kompetensi yang diakui,” ungkapnya di hadapan peserta seminar.

Selain itu, Bupati juga menyoroti kebijakan pembebastugasan Koordinator Wilayah (Korwil) bidang pendidikan. Ia menilai keberadaan Korwil seringkali tidak efektif dan bahkan rawan menimbulkan praktik penyalahgunaan wewenang. “Kami putuskan untuk membebastugaskan Korwil Pendidikan karena diindikasikan berdampak ada praktik yang tidak semestinya,” jelas Syakur.

Syakur menambahkan, evaluasi terhadap keberadaan Korwil akan tetap dilakukan secara menyeluruh. Banyak warga Garut, katanya, yang mengusulkan agar posisi Korwil dihapus permanen. Usulan tersebut masih menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah.

Langkah lain yang tengah diterapkan adalah sistem absensi untuk guru. Menurut Syakur, kebijakan ini bertujuan mengukur tingkat kedisiplinan tenaga pendidik di sekolah.

“Kedisiplinan guru sangat berpengaruh pada kualitas proses belajar-mengajar. Maka perlu ada sistem yang bisa mengawasi dengan baik,” ujarnya.

Tidak hanya soal kedisiplinan, Pemkab Garut juga mendorong penyusunan kurikulum soft skill di sekolah dasar dan menengah. Kurikulum ini dianggap penting untuk melatih siswa memiliki keterampilan sosial, kreativitas, dan kepribadian yang kuat. Program tersebut nantinya akan didukung dengan berbagai kegiatan lomba.

Syakur menyebutkan, Pemkab Garut akan menggelar lomba cerdas cermat antar sekolah mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten. Kegiatan itu diharapkan dapat mendorong siswa lebih aktif serta menumbuhkan semangat belajar yang kompetitif.

“Kami ingin anak-anak Garut tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga kreatif dan percaya diri,” katanya.

Bupati menekankan, seluruh kebijakan yang dicanangkan merupakan strategi besar untuk memperkuat mutu pendidikan. Ia percaya bahwa pendidikan yang baik tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga membangun karakter dan kemandirian generasi muda.

BACA JUGA: Anggia Herfiyanti Gelar Reses II DPRD di Kelurahan Ciamis

Menurutnya, kesejahteraan guru juga menjadi faktor penting. Pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim kerja yang lebih kondusif bagi guru, baik melalui peningkatan kompetensi maupun dukungan terhadap kreativitas dalam mengajar.

“Guru yang bahagia akan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Dari situlah lahir pembelajaran berkualitas,” tutup Syakur.

Dengan berbagai program yang sedang berjalan, Pemkab Garut berharap mutu pendidikan semakin meningkat. Harapan tersebut diarahkan agar generasi muda Garut mampu bersaing, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. (Liklik Sumpena, infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan