Pemkab Garut Luncurkan Program Beasiswa Satu Desa Satu Sarjana
infopriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut meluncurkan program beasiswa unggulan bernama Satu Desa Satu Sarjana. Program ini difokuskan untuk masyarakat kurang mampu agar memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa sekaligus memperluas akses kuliah di Kabupaten Garut.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas pemerintahannya bersama Wakil Bupati Putri Karlina. Ia menegaskan, Pemkab Garut menggandeng sejumlah perguruan tinggi di wilayah Garut untuk menyukseskan program tersebut.
“Kita bantu biayanya, itu pun disubsidi oleh perguruan tingginya. Misalnya SPP-nya lima juta, dibayarin pemerintah empat juta rupiah. Ya, dibantu sama perguruan tingginya satu juta. Sehingga ada kolaborasi antara Pemkab dan perguruan tinggi sehingga mereka bisa kuliah,” ucap Syakur. Kamis, (18/09/2025).
Program ini diperuntukkan bagi lulusan SMA, SMK, atau sederajat maksimal dua tahun terakhir. Selain itu, calon penerima harus berasal dari keluarga kurang mampu agar sasaran bantuan tepat. Dengan adanya beasiswa ini, pemerintah berharap tidak ada lagi generasi muda yang gagal kuliah hanya karena persoalan biaya.
Pendaftaran program Satu Desa Satu Sarjana dibuka hingga 23 September 2025. Namun, apabila kuota belum terpenuhi, pendaftaran akan diperpanjang hingga 26 September 2025. Proses pendaftaran dilakukan melalui Kepala Desa atau Lurah setempat. Sistem ini dipilih agar seleksi lebih transparan sekaligus sesuai dengan data riil di lapangan.
Bupati Syakur juga menekankan adanya komitmen dari penerima beasiswa. Ia menuturkan bahwa mahasiswa yang mendapat bantuan pendidikan ini nantinya harus berbakti kepada desanya setelah lulus.
“Mahasiswa yang mendapat program ini nantinya harus berkomitmen berbakti di desa bersangkutan. Jadi, tidak hanya kuliah, tapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat di kampung halamannya,” jelasnya.
Selain program Satu Desa Satu Sarjana, Pemkab Garut menyiapkan beasiswa lain bagi 1.000 mahasiswa yang masih aktif kuliah atau on-going di sejumlah perguruan tinggi di Garut. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan biaya pendidikan dan menjadi motivasi agar mahasiswa lebih bersemangat menyelesaikan studi.
BACA JUGA: Polsek Banjarsari Amankan Pelaku Begal di Desa Cigayam
Masyarakat menyambut baik langkah Pemkab Garut. Para orang tua dan aparat desa menilai program ini memberi harapan baru bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi, tetapi tetap ingin anak-anak mereka menempuh pendidikan tinggi.
Melalui kebijakan ini, Pemkab Garut berkomitmen membangun generasi yang lebih cerdas dan berdaya saing. Hadirnya sarjana di setiap desa diharapkan mampu menciptakan inovasi serta menjadi motor penggerak pembangunan daerah. (Liklik, infopriangan.com)

