Pemkab Garut Resmi Kukuhkan PWRI 2026–2031

infopriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut secara resmi mengukuhkan Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Garut Masa Bakti 2026–2031. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati, Abdusy Syakur Amin, dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota.

Dalam sambutannya, Bupati Garut menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tergabung dalam PWRI. Ia menilai, para anggota PWRI merupakan sumber daya manusia berpengalaman yang telah memberikan pengabdian panjang bagi daerah dan masih memiliki potensi besar untuk terus berkontribusi.

Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa status sebagai pensiunan tidak boleh menjadi alasan berhentinya peran sosial dan kebangsaan.

“Bapak dan Ibu bukan orang sembarangan. Orang-orang yang sudah sekian puluh tahun mengabdi untuk Kabupaten Garut. Profesi sebagai pensiunan tidak menghambat untuk terus memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap PWRI dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pendekatan yang sesuai dengan usia dan kapasitas anggotanya. Menurutnya, pengalaman dan keteladanan para pensiunan justru sangat dibutuhkan dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan sosial di tengah masyarakat.

“Usia senior bukan penghalang untuk tetap produktif. Justru pengalaman Bapak dan Ibu sangat berharga bagi generasi muda dan bagi keberlanjutan pembangunan,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua PWRI Jawa Barat, Yuyun Muslihat, dalam arahannya menyampaikan bahwa PWRI memiliki peran strategis sebagai wadah pengabdian lanjutan bagi para pensiunan ASN. Ia menekankan bahwa masa purna tugas bukan akhir dari pengabdian, melainkan fase baru untuk berkontribusi dengan pendekatan yang berbeda.

Yuyun Muslihat menjelaskan bahwa PWRI seharusnya mampu menyelaraskan program organisasinya dengan arah kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Tugas PWRI adalah melanjutkan tugas-tugas masa dinas kita dahulu. Program Bupati dan Wakil Bupati Garut dalam meningkatkan IPM harus menjadi tujuan dan program utama PWRI Kabupaten Garut,” jelasnya.

Ia juga mendorong pengurus PWRI Kabupaten Garut yang baru dilantik agar bersikap adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, kontribusi PWRI tidak hanya terbatas pada kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, hingga pemanfaatan media sosial secara positif.

BACA JUGA: Wabup Tegaskan Sekolah Rakyat Bukan Proyek

“Kita harus hadir di tengah masyarakat dengan program yang konkret dan berdampak langsung. Kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci,” ujar Yuyun.

Pengukuhan pengurus ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi PWRI Kabupaten Garut agar lebih solid, aktif, dan relevan dengan tantangan pembangunan daerah. Dengan dukungan pengalaman para pensiunan ASN, PWRI diharapkan mampu menjadi kekuatan moral dan sosial yang berkontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Garut secara berkelanjutan. (Liklik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan