Pemkab Garut Siap Lantik 1.715 ASN Baru
infopriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut akhirnya mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat untuk segera melantik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah lulus seleksi tahap satu formasi tahun 2024.
Setelah menanti kepastian cukup lama, sebanyak 1.715 pegawai akhirnya dijadwalkan akan diambil sumpah jabatannya pada Selasa, 15 April 2025 mendatang. Pelantikan akan digelar di Lapang Otista (Alun-alun Garut), Jalan Ahmad Yani, pusat kota Garut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, memastikan bahwa pelantikan ini menjadi bukti keseriusan Pemkab dalam menuntaskan proses rekrutmen ASN secara transparan dan tepat waktu.
Nurdin mengatakan, proses pelantikan telah dikoordinasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan tinggal menunggu penyelesaian administrasi teknis yang kini tengah diproses.
“Insya Allah pelantikan akan dilaksanakan Selasa lusa. Meskipun Pertek (penetapan teknis) belum seluruhnya selesai, tapi secara prinsip sudah mendapatkan restu dari pusat,” ujar Nurdin dalam keterangannya yang dikutip dari sejumlah media lokal.
Menurut Nurdin, pelantikan ini akan dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. Rencananya, Bupati tidak akan sendiri. Kepala BKN, Zudan Arif Fakrullah, dijadwalkan hadir dan mendampingi langsung proses pengambilan sumpah tersebut.
“Pak Bupati rencananya akan melantik langsung para CPNS dan PPPK tersebut. Beliau akan didampingi Kepala BKN, Pak Zudan,” kata Nurdin.
Adapun total pegawai yang akan dilantik terdiri dari 114 orang CPNS dan 1.571 orang PPPK. Mereka merupakan peserta seleksi nasional tahap 1 yang dilaksanakan di Kota Tasikmalaya pada tahun 2024 lalu. Rata-rata dari mereka telah menunggu cukup lama untuk dapat resmi dilantik dan mulai bertugas secara penuh.
Nurdin mengakui bahwa proses administrasi dari pemerintah pusat tidak sepenuhnya berjalan mulus dan cepat. Namun, ia memastikan Pemkab Garut terus berupaya melakukan percepatan dan komunikasi intensif agar pelantikan tidak tertunda lebih lama lagi.
“Ini juga bentuk ikhtiar kita agar para ASN yang sudah dinyatakan lulus seleksi bisa segera bertugas. Terlalu lama menunggu juga akan memengaruhi semangat mereka dalam mengabdi,” tambahnya.
Dari sisi kebutuhan organisasi, kehadiran ribuan ASN baru ini memang sangat dinantikan. Banyak unit kerja di lingkup Pemkab Garut yang mengalami kekosongan pegawai, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. Pelantikan ini diyakini akan mengisi banyak kekurangan tersebut dan membantu peningkatan layanan publik.
Namun di balik kabar baik itu, muncul pula sejumlah catatan kritis. Beberapa kalangan mempertanyakan keterlambatan proses Pertek dan komunikasi antar lembaga yang dianggap kurang sigap. Proses rekrutmen ASN yang seharusnya menjadi contoh birokrasi modern dan responsif, menurut sebagian pengamat, masih diwarnai dengan birokrasi panjang dan tidak efisien.
BACA JUGA: Manfaat Buah Takokak yang Jarang Diketahui untuk Kesehatan
Meski begitu, Pemkab Garut memilih untuk tetap fokus pada penyelesaian tugas utama, yaitu memastikan para CPNS dan PPPK yang telah lulus seleksi bisa segera menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan amanat undang-undang.
Dengan pelantikan ini, diharapkan pelayanan publik di Garut dapat berjalan lebih maksimal. Pemkab juga berharap para pegawai baru yang dilantik benar-benar memiliki semangat pengabdian, bukan semata-mata mengejar status dan tunjangan.
“Kita tidak hanya bicara soal jumlah pegawai, tapi juga soal kualitas pengabdian. Ini yang terus kami tekankan,” tutup Nurdin. (Liklik/infopriangan.com)

