Pemkot Banjar Soroti Kebocoran PDAM, Layanan Belum Optimal

infopriangan.com, BERITA BANJAR. Pemerintah Kota Banjar menaruh perhatian serius terhadap persoalan kebocoran jaringan distribusi Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Anom yang selama ini dinilai menjadi penyebab utama belum optimalnya pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Kebocoran tersebut tidak hanya berdampak pada hilangnya air secara teknis, tetapi juga berpengaruh pada kualitas dan kontinuitas distribusi ke pelanggan.

Wali Kota Banjar, H. Sudarsono, menegaskan bahwa pembenahan jaringan pipa induk harus menjadi prioritas utama sebelum PDAM melakukan perluasan layanan ke wilayah lain. Ia menilai ekspansi tanpa perbaikan jaringan justru berpotensi memperbesar masalah yang ada.

“Saya ingin jalur saluran induknya diperbaiki terlebih dahulu. Kebocoran harus ditekan seminimal mungkin agar tekanan bisa maksimal,” ujar Sudarsono seusai menghadiri acara Gebyar Baraya Tirta Anom 2025, Senin (22/12/2025).

Menurutnya, peningkatan tekanan air tidak akan efektif jika kondisi pipa induk masih bermasalah. Bahkan, tekanan yang dinaikkan tanpa perbaikan jaringan berisiko menimbulkan kebocoran baru di titik-titik yang sudah rapuh.
“Kalau pipa induk tidak dibenahi, tekanan ditingkatkan justru akan menimbulkan rembesan dan kebocoran baru,” tegasnya.

Sudarsono juga menjelaskan bahwa usia jaringan distribusi PDAM Tirta Anom yang sudah cukup tua menjadi tantangan tersendiri. Kondisi tersebut menyebabkan air hujan kerap masuk ke jalur pipa utama, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga memengaruhi kualitas air yang diterima pelanggan.

“Ketika hujan deras, air hujan bisa masuk ke jaringan. Akibatnya air menjadi keruh dan distribusi ke pelanggan ikut terganggu,” katanya.

Berdasarkan perhitungan awal, kebutuhan anggaran untuk revitalisasi jaringan PDAM secara keseluruhan diperkirakan mencapai Rp71 miliar. Namun, Pemkot Banjar berencana melakukan pengerjaan secara bertahap dengan fokus awal pada pipa induk primer dan sekunder yang dinilai paling krusial.

Ia mengakui bahwa jika hanya mengandalkan kemampuan keuangan PDAM saat ini, perbaikan jaringan akan memakan waktu sangat lama dan tidak realistis untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kalau mengandalkan kemampuan PDAM sekarang, 20 tahun pun belum tentu selesai,” ucap Sudarsono.

Oleh karena itu, Pemkot Banjar mulai menghitung berbagai skema pembiayaan jangka menengah, termasuk opsi kredit perbankan. Langkah ini dipertimbangkan agar percepatan perbaikan jaringan bisa dilakukan tanpa mengganggu operasional PDAM.

“Kita berhitung secara ekonomis, melihat potensi PDAM ke depan setelah kebocoran ditekan dan jumlah pelanggan bertambah,” katanya.

Ia menegaskan bahwa opsi kredit tetap harus melalui perhitungan matang agar tidak menimbulkan beban keuangan di kemudian hari.

Targetnya, kredit tersebut dapat dilunasi dalam waktu kurang dari 10 tahun seiring meningkatnya kinerja dan pendapatan PDAM.

“Bentuknya bisa kredit, tapi harus dihitung betul. Target kita, dalam waktu di bawah 10 tahun pelayanan PDAM sudah jauh lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Anom, E. Fitrah Nurkamilah, menyampaikan bahwa rencana revitalisasi jaringan tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Ia menekankan pentingnya kajian teknis dan keuangan yang komprehensif sebelum keputusan diambil.

BACA JUGA: Banjaranyar Tata Ruang Publik Lewat Program Taman Hijau

“Kami ini operator. Jadi rencana revitalisasi dan pengembangan harus dikaji dulu oleh PSDAP, terutama dari sisi kemampuan keuangan PDAM,” ujarnya.

Fitrah mengakui bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama PDAM dalam merevitalisasi jaringan distribusi utama. Selama ini, PDAM hanya mengandalkan penyertaan modal serta bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Kalau tidak mampu, tentu tidak bisa dipaksakan. Harus ada kajian lanjutan agar langkah yang diambil tidak menimbulkan risiko keuangan ke depan,” pungkasnya. (Johan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan