Pendidikan Non Formal (PNF) di Cisompet Perlu Dibenahi

infopriangan.com, BERITA GARUT.
Keberadaan Pendidikan Non Formal (PNF) di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat masih semrawut. Baik secara administratif maupun edukatif. Demikian dikatakan Nurul Agustiana, penilik PNF kepada infopriangan.com. Kamis, 03/08/2023.

Menurutnya, secara administratif di tiap lembaga penyelenggara PNF, terkesan masih acak-acakan. Belum tertib administrasi. Seperti kondisi administrasi di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Tempat Kegiatan Belajar (TKB) lainnya.

Secara edukatif kata Nurul, di Tingkat PAUD proses pembelajaran terkesan monoton dan kaku. Salah satu penyebabnya kata Nurul, karena kompetensi gurunya yang kurang memadai.

“Masih banyak guru PAUD yang hanya berijasah SD dan SMP. Mereka terkesan dipaksakan untuk mengajar”, tutur Nurul.

Padahal untuk mengajar di tingkat PAUD maupun di tingkat Pendidikan Persamaan SD, SMP, dan persamaan SMA harus Sarjana Pendidikan. Bahkan kata Nurul, di salah satu PAUD seluruh gurunya hanya berpendidikan Sekolah Dasar (SD).

“Menyikapi hal seperti ini, kami telah dan akan melakukan pembinaan kepada seluruh penyelenggara PNF,” sambung Nurul.

Namun begitu Nurul pun mengaku sangat kewalahan. Sebab kurangnya personil. Di Cisompet hanya terdapat satu orang penilik PNF saja.

BACA JUGA: Pembangunan Jalan Hotmix di Dua Desa Terwujud

Nurul juga berharap, agar seluruh penyelenggara Pendidikan Non Formal di Kecamatan Cisompet bersungguh-sungguh menyelenggarakan pendidikan, sesuai aturan yang berlaku.

“Apalagi kompetensi gurunya garus benar-benar diperhitungkan. Bagaimana pun, faktor guru sangat menentukan keberhasilan pendidikan”, pungkas Nurul. (Liklik Sumpena/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan