Pengerjaan Leuwi Keris Capai 100% Kini Tahap Pengisian
infopriangan.com, BERITA BANJAR. Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Leuwikeris, yang terletak di Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya, telah selesai dibangun 100 persen dan saat ini memasuki tahap pengisian waduk atau impounding. Pada hari Kamis, 15 Agustus 2024, aliran Sungai Citanduy telah ditutup sebagai bagian dari proses ini, yang diperkirakan akan memakan waktu sekitar 66 hari.
Kepala BBWS Citanduy, Elroy Koyari, menyatakan bahwa setelah waduk terisi penuh, Bendungan Leuwikeris akan mulai beroperasi dan memberikan berbagai manfaat kepada masyarakat di wilayah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran, hingga Cilacap, Jawa Tengah. Manfaat ini meliputi pasokan air baku untuk kebutuhan rumah tangga, irigasi, pembangkit listrik berkapasitas 20 megawatt, potensi pariwisata, serta pengendalian banjir.
Elroy juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan dampak dari proses impounding ini, karena berbagai skenario telah dipersiapkan untuk memastikan kebutuhan air irigasi dan air baku tetap terpenuhi.
BACA JUGA: Pengedar Sabu Ditangkap Polres Cirebon
Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) pembangunan bendungan Leuwikeris, Budi Prasetyo, menambahkan bahwa keberadaan Bendungan Leuwikeris diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat di provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah, serta penting bagi semua pihak untuk menjaga bendungan ini dengan baik.
Bendungan Leuwikeris, yang mulai dibangun pada akhir tahun 2016 dengan biaya sekitar Rp 3,5 triliun, memiliki kapasitas tampungan efektif sebesar 45,35 juta meter kubik dan mampu mengairi irigasi seluas 11.216 hektar. Selain itu, bendungan ini juga menyediakan 845 liter per detik untuk air baku rumah tangga di wilayah Kota Banjar, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, hingga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. (Johan/infopriangan.com)

